Penutupan Kelok 44 Belum Pengaruhi Distribusi Ikan

  • Whatsapp
www.hariansinggalang.co.id

LUBUK BASUNG – Penutupan jalan Kelok 44, pasca longsor yang terjadi di Kelok 10  tidak mempengaruhi pendistribusian ikan Karamba Jaring Apung (KJA) Danau Maninjau ke sejumlah daerah.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan  (DPKP) Agam, Ermanto, Rabu (29/7).

Bacaan Lainnya

Hingga saat ini pendistribusian ikan KJA Maninjau masih terpantau lancar,pasalnya, mobil- mobil pengangkut ikan Danau Maninjau masih dapat menempuh jalur-jalur alternatif.

“Arus transportasi masih lancar, karena bisa lewat jalan alternatif Palembayan atau Pariaman. Memang sedikit bertambah biaya minyak,” katanya.

Ikan dari KJA Danau Maninjau didistribusikan ke sejumlah daerah  di dalam dan luar Sumatera Barat, seperti ke Solok, Pasaman, Pekanbaru, Batam, Jambi dan Bengkulu.

Untuk pendistribusian daerah-daerah yang tidak melewati Kelok 44  sudah dipastikan tidak terganggu dengan penutupan jalan.   Ikan produksi Danau Maninjau masih menjadi primadona sejumlah  pasar di luar Sumbar. Saat ini produksi ikan di KJA Danau  Maninjau dalam satu hari berkisar antara 30-35 ton.

“Meski sudah ada pemosok dari Sumatera Utara, namun ikan Maninjau masih jadi pilihan, karena ikan di sana bibitnya kita juga yang pasok,” katanya . (mursyidi)

Pos terkait