Penuhi Janji,  Jokowi Kirim Tim Kemenko Maritim ke Mentawai

Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit bersama Deputi Infrastruktur Kemenkomaritim, Ridwan Jamaluddin saat mengunjungi Mentawai, Kamis (19/4).yose

 

MENTAWAI– Kemenko Maritim mengirim tim ke Pei-pei, Siberut Barat Daya, Mentawai Kamis, (19/4). Tim dikirim guna mewujudkan janji Presiden Joko Widodo pada masyarakat kepulauan tersebut. Salah satunya mendukung rencana percepatan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata di negeri Sikerei.

Deputi Infrastruktur Kemenko Maritim, Ridwan Jamaluddin mengatakan, dua hal diperioritaskan tahap awal dengan membangun dua pelabuhan, yakni pelabuhan Labuan Bajo, di Kecamatan Siberut Barat, dan Pelabuhan Mabukuk di Teluk Katurei, Dusun Pei Pei, Desa Pasakiat Taileleu, Kecamatan Siberut Barat Daya.

“Ini bagian dari tindaklanjut janji Presiden Jokowi, kita akan eksekusi jadi kegiatan jangka pendek. Kegiatan itu pembangunan Jalan Trans Mentawai, bandara, resort, serta penguatan pada sumber daya manusia juga dikoordinasikan,” ungkap Ridwan, di Mentawai.

Terkait penguatan SDM, ada dua hal yang juga tengah diperioritaskan. Pertama dengan selesai pembangunan Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) di Sikakap, dan memberikan pelatihan sadar wisata sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik untuk wisatawan.

“Tidak hanya itu, kita juga akan berikan pelatihan bagaimana masyarakat sebagai penyedia semua logistik bagi para wisatawan. Misalnya buah-buahan, telur, daging, ayam, dan lainnya,” terangnya.

Katanya, untuk memulai pengerjaan infrastruktur, telah disiapkan penganggaran terencana tahun 2019.

“Untuk angka saya tidak hafal, yang jelas Kementerian PUPR dan Perhubungan sudah mengganggarkan. Untuk SKPT sudah baik, terbaik dari 20 SKPT se Indonesia,” kata Ridwan.

Kemudian dengan adanya rencana terwujudnya KEK Mentawai, Kemenkomaritim juga segera mewujudkan infrastruktur pendukung. Seperti bandara dan pelabuhan laut tadi.

Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit menegaskan, semua program sudah diajukan, paling tidak pada 2019 sudah ada yang dialokasikan anggaran.

“Semua program itu sudah oke, tinggal mengawal saja lagi di kementrian,”sebut Nasrul Abit. (Yose)

Loading...