BUKITTINGGI – Pengurus Ikatan Keluarga Tanjung Raya (IKTR) Kota Bukittinggi dan Sekitarnya Periode 2026 – 2030 resmi dikukuhkan, Minggu (25/1) pagi di Aula Istana Bung Hatta Bukittinggi. Pengukuhan dilaksanakan Walikota Bukittinggi, H. M. Ramlan Nurmatias.
Dalam Musyawarah Besar (Mubes) IKTR yang dilaksanakan secara terbuka pada 16 November 2025 di aula Balai Kota Bukittinggi. Pada Mubes tersebut terpilih AKP Dekha. Datuak Perpatiah sebagai Ketua IKTR Kota Bukittinggi Periode 2026 – 2030.
Acara dilakukan menitikberatkan pentingnya peran IKTR dalam mempererat tali silaturahmi serta memberikan kontribusi pemikiran terbaik bagi pembangunan daerah, sekaligus menjaga nama baik daerah dan organisasi.
Ramlan Nurmatias yang juga dinobatkan sebagai Pembina IKTR Kota Bukittinggi, dalam sambutannya menyampaikan kinerja IKTR selama ini sudah cukup baik dan untuk kedepan perlu terus ditingkatkan dan diperkuat.
“IKTR bukan organisasi baru, tetapi organisasi paguyuban yang sudah lama berdiri dan telah banyak berbuat untuk masyarakat,” ujar Ramlan.
Ia juga menekankan pentingnya peran IKTR dalam kondisi daerah yang rawan bencana dan atas keberdampak sosial.
“Dalam membangun kota ini, diperlukan kebersamaan dan saling bahu-membahu. Di sinilah peran IKTR dibutuhkan,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Ramlan turut menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Bukittinggi saat ini tengah memperjuangkan status Bukittinggi sebagai Daerah Istimewa.
Menurutnya, perjuangan tersebut bukan semata mengejar Dana Alokasi Umum (DAU) maupun Pendapatan Asli Daerah (PAD), melainkan lebih pada penguatan jati diri dan nilai budaya Ranah Minang.
Sementara itu, Ketua IKTR Kota Bukittinggi terpilih AKP Dekha Datuak Parpatiah menyampaikan komitmennya untuk mengajak seluruh warga IKTR di Kota Bukittinggi agar terus menjaga kebersamaan dan nilai budaya, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Seluruh warga IKTR harus saling bahu-membahu, menjaga budaya, dan menjadikan organisasi ini lebih bermanfaat bagi masyarakat serta bermartabat dalam keberadaannya,” ujarnya.
Ia juga menegaskan IKTR siap mendukung dan membantu tugas Pemerintah Kota Bukittinggi dalam berbagai bidang sosial dan kemasyarakatan.
Hal ini dibuktikan dengan kontribusi IKTR dalam penanggulangan bencana, diantaranya dengan menyalurkan bantuan beras sebanyak 1,3 ton.
Saat ini, jumlah Kepala Keluarga (KK) yang tergabung dalam IKTR Kota Bukittinggi diperkirakan mencapai sekitar 4.500 KK, menjadikan IKTR sebagai salah satu organisasi paguyuban yang memiliki peran strategis dalam kehidupan sosial masyarakat Bukittinggi, siap membantu serta berkontribusi dalam pembangunan di kota sebutan Jam Gadang ini,”tutupnya
Semetara itu Ketua Dewan Pembina IKTR, Edison, SE., MBA Khatib Basa dalam pesannya mengajak kepada pengurus dan IKTR Bukittinggi untuk selalu ikut berkontribusi untuk kemajuan organisasi.
“Kami yakin dan percaya dengan kepemimpinan ketua umum yang baru akan mampu mengajak warga IKTR di Bukittinggi sekitarnya tanpa kecuali dan tidak membedakan. Mari kita jauhkan perbedaan dan pertikaian. Kita pererat persatuan dan kesatuan serta memberikan pemikiran. Jangan sekali-kali ada anggota IKTR yang tersandung masalah hukum dan kriminal lainnya,”pintanya.
Pengukuhan pengurus IKTR Bukittinggi Sekitarnya ikut dihadiri Bupati Agam yang diwakili Staf Ahli Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan, Drs. Dandi Pribadi. Anggota DPRD Agam asal Tanjung Raya, H. Novia Novel dan Alfian. Anggota DPRD Bukittinggi yang juga putra Tanjung Raya, Hj. Elfianis. Camat Tanjung Raya, Wali Nagari Salingka Danau serta undangan lainnya. (Mas)












