Pengguna Jalan Bukittinggi – Kumpulan Diminta Waspadai Longsor

oleh
Satu unit fuso terguling dibawa material longsor di Bateh Sariak, Nagari Nan Tujuah, Kecamatan Palupuh, Agam, Minggu (11/11) malam. (Ist).

LUBUK BASUNG – Setelah kembali dihantam longsor di lokasi terpisah, Senin, (12/11) sore ruas jalan lintas Sumatera di wilayah Palupuah sudah kembali normal. Walau masih dengan sistim buka tutup, namun aktivitas kendaraan di ruas jalan itu sudah kembali normal.

Longsor yang terjadi Senin siang pengerjaan pembuangan material longsor di Jorong Sungai Baluka, Palupuah menggunakan alat berat sudah bisa diselesaikan dengan sistem buka tutup.

Informasi yang dihimpun dari Harry Febry di Palupuah, akibat musibah longsor beruntun yang terjadi di wilayah Palupuah sejak Minggu malam di simpang Sipisang, Nagari Nan Tujuah dan terakhir longsor terjadi di Sungai Baluka sudah berhasil diatasi dengan pembersihan material longsor menggunakan alat berat.

Proses evakuasi tidak hanya dibantu tim gabungan PU, TNI, Polri, BPBD, POL PP, pegawai kantor camat, pemerintah nagari, dan masyarakat, terjun ke lokasi kejadian untuk pembersihan material longsor dari ruas jalan lintas Sumatera itu.

“Saat ini ruas jalan sudah bisa dilewati walau masih dengan sistem buka tutup,” sebut Harry.

Walau sudah relatif normal, namun warga dan pengguna jalan masih khawatir, karena Senin sore wilayah Palupuah masih didera hujan lebat disertai angin kencang, mengingat kondisi perbukitan di wilayah tersebut masih labil.

Kabid KL BPBD Agam, Wahyu Bestari pasca penangan dua titik longsor di Palupuah itu, berharap masyarakat dan pengguna jalan tetap waspada jika melintasi titik rawan tersebut.

“Kami imbau warga tetap waspada, mengingat curah hujan masih relatif tinggi, apalagi jika melintasi kawasan yang rawan longsor,” sebut Wahyu Bestari. (Maswir)

Loading...