Penerimaaan Siswa Baru SD dan SMP di Padang Via Online

  • Whatsapp
Habibul Fuadi. (ist)

Padang – Aturan dan ketentuan tentang proses belajar mengajar bagi siswa dengan protokol penanganan covid-19 menyambut pola hidup baru tengah dirancang Pemko Padang. Kemungkinan sekolah dua shift, pagi dan siang dengan jumlah siswa maksimal 16 orang dalam satu lokal.

Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang Habibul Fuadi di Padang, Rabu (3/6) kepada wartawan di Media Center dengan aplikasi zoom.

Ia menambahkan untuk penerimaan siswa baru juga dilakukan secara daring dalam mencegah pengumpulan massa terutama untuk tingkat SMP. Jadi untuk mendaftar calon siswa tidak perlu datang ke sekolah cukup mendaftar secara online.

“Kami sedang merumuskan kebijakan seperti apa proses pembelajaran di sekolah pada era kenormalan baru dengan menghimpun masukan dan saran dari berbagai pihak yang intinya adalah mengedepankan keselamatan siswa,” kata Habibul Fuadi.

Selanjutnya jam belajar siswa juga dikurangi 50 persen dari kondisi normal dan sisanya di rumah melalui pembelajaran jarak jauh dari rumah. Untuk pembelajaran dari rumah dalam bentuk tugas mandiri yang dikerjakan di rumah sebagaimana sudah dilaksanakan saat ini.

Dikatakan, jadwal kapan sekolah akan dimulai lagi, juga masih menunggu informasi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan disesuaikan dengan kondisi Kota Padang. Kebijakan ini akan ditetapkan melalui peraturan wali kota.

Dikatakannya, protokol covid-19 akan diterapkan jika sekolah sudah dimulai agar jangan sampai sekolah menjadi salah satu sumber penularan baru. (Syawal)

Pos terkait