Hukum  

Pencurian Ternak Kembali Marak di Pasaman, Petani Resah

LUBUK SIKAPING – Warga Pasaman, terutama peternak sapi kembali resah. Pasalnya aksi pencurian ternak kembali marak di daerah itu.

Buktinya, satu ekor sapi milik Masripul (40) raib digondol maling di Air Sirah, Jorong Petok, Nagari Panti Selatan, kecamatan Panti,Rabu (21/3).

“Saya kehilangan satu ekor sapi yang dicuri maling dengan kerugian sekitar Rp10 juta. Saat ini peristiwa tersebut sudah saya laporkan ke Polsek Panti,” kata Masripul.

Aksi serupa juga dialami warga lainnya, Muhammad Riski. Namun sapi miliknya ditemukan warga petani di kampung Padang Alai Petok, Kecamatan Panti.

“Saya juga mengalami peristiwa serupa. Mungkin karena sudah kesiangan dan takut ketahuan warga, sehingga maling meninggalkan Sapi milik saya di Kampung Padang Alai Petok,”kata Muhammad Riski.
Sementara ituKapolsek Panti, AKP Dasman ketika dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut.
“Benar, korban sudah melapor. Saat ini peristiwa tersebut masih dalam penyelidikan anggota,” kata AKP Dasman, Kamis (22/3/2018).

Dasman mengimbau agar peternak sapi atau sejenianya untuk lebih waspada. Mengingat pelaku pencurian ternak ini masih berkeliaran.

“Waspada lebih baik dilakukan sebelum terjadi. Pastinya kami bakal menindak kasus ini sehingga bisa mencipatakan kembali keamanan di tengah para peternak,” tukas Dasman. (candra)