Pencapaian Target PAD Pemkab Tanah Datar Triwulan Pertama Belum Optimal

Rakor evaluasi terkait laporan PAD triwulan II. (ist)
Rakor evaluasi terkait laporan PAD triwulan II. (ist)

BATUSANGKAR – Pencapaian target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemkab Tanah Datar  pada triwulan pertama dianggap belum optimal.

Berdasarkan target PAD tahun berjalan sebesar Rp77 miliar, sementara realisasinya baru mencapai sekitar 35 persen dari target yang ditetapkan.

“Pencapaian ini memang belum optimal dan dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya bencana banjir serta beberapa kegiatan pembangunan yang masih berlangsung,” ucap Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Tanah Datar Jasrinaldi Rakor evaluasi terkait laporan PAD triwulan II Selasa (14/7) di aula eksekutif kantor bupati.

Menurut Jasrinaldi, berdasarkan target PAD tahun berjalan sebesar Rp77 miliar, pencapaian target dibagi dalam empat bulan pelaksanaan. Target per bulan ditetapkan sebagai berikut,  bulan pertama sebesar 58%, bulan kedua sebesar 40%, bulan ketiga sebesar 70%, dan bulan keempat sebesar 40%.

“Pada triwulan pertama, realisasi PAD mencapai sekitar 35 persen dari target yang ditetapkan. Pencapaian ini memang belum optimal dan dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya bencana banjir serta beberapa kegiatan pembangunan yang masih berlangsung,” ucapnya.

Baca Juga  Kepala MTsN 11 Tanah Datar Dilantik

Katanya, untuk bulan pertama, realisasi yang dicapai sekitar 15 persen. Rendahnya capaian tersebut dipengaruhi adanya relokasi dan beberapa kendala teknis di lapangan. Namun demikian, pada bulan kedua dan ketiga diharapkan terjadi peningkatan sehingga target 40 persen dapat tercapai.

“Sementara itu, realisasi pendapatan yang bersumber dari dividen menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Dari target sekitar Rp31 miliar, hingga saat ini telah terealisasi lebih kurang Rp23 miliar atau sekitar 79 persen. Namun angka tersebut masih bersifat sementara karena masih menunggu proses pencatatan dan masuknya dana ke Rekening Kas Umum Daerah,”sampainya

Dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, capaian saat ini menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Hingga akhir semester pertama, realisasi telah mencapai sekitar Rp43 miliar atau 50,8 persen dari target yang ditetapkan.

Untuk sumber PAD ke depan,  fokus utama akan diarahkan pada optimalisasi penerimaan PAD melalui peningkatan kinerja perangkat daerah terkait, termasuk upaya mendorong investasi dan memperluas sumber-sumber pendapatan daerah.

Baca Juga  Pemkab Tanah Datar Raih Penghargaan dari Kemenhum RI

Selanjutnya, untuk pendapatan yang dikelola DPKD, dari target yang ditetapkan sebesar Rp37 miliar, realisasi saat ini telah melampaui target yang direncanakan. Namun demikian, pada perubahan anggaran nantinya akan dilakukan penyesuaian terhadap beberapa komponen pendapatan, terutama yang bersumber dari dividen, mengingat adanya kemungkinan target awal tidak tercapai sepenuhnya. Dari target dividen sekitar Rp30 miliar, realisasi yang diperkirakan dapat dicapai sekitar Rp26 miliar.

Sementara Wabup Ahmad Fadly mengatakan PAD merupakan salah satu pilar utama dalam mewujudkan kemandirian  fiskal daerah. Semakin tinggi kemampuan daerah dalam menghimpun PAD, maka semakin besar pula ruang fiskal yang dimiliki  untuk pembiayaan pembangunan, peningkatan kualitas pelayanan publik, perbaikan infrastruktur serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Tanah Datar.

Dari hasil rakor bersama OPD tersebut. Wabup sampaikan bahwa capaian PAD menunjukkan perkembangan yang positif.

“Saya mengajak seluruh perangkat daerah untuk terus berinovasi, bekerja lebih efektif, dan memperkuat sinergi agar target PAD Tahun 2026 dapat tercapai, bahkan melampaui target yang telah ditetapkan,” tandasnya. (ydi)