Penambang Emas Ilegal di Solok Tewas Saat Bekerja, Baru Sehari Jalani Aktivitas Tambang

ilustrasi.(net)

SOLOK  – Seorang pria berinisial S (42), warga Nagari Aia Luo, Kabupaten Solok, meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan kerja di lokasi tambang emas ilegal di Nagari Sungai Durian, Kabupaten Solok, Selasa (14/7) menjelang waktu Magrib.

Korban diketahui baru beralih profesi dari petani sawah menjadi penambang emas. Harapan memperoleh penghasilan lebih besar di tengah tingginya harga emas justru berakhir tragis.

Peristiwa tersebut mengejutkan warga Nagari Aia Luo. Menurut informasi yang dihimpun, korban bahkan belum genap satu hari bekerja di lokasi tambang sebelum mengalami kecelakaan yang merenggut nyawanya.

Baca Juga  Usai Menembak Kasat Reskrim, AKP Dadang Juga Tembaki Rumah Dinas Kapolres Solok Selatan

“Korban dikenal sebagai pribadi yang baik di tengah masyarakat. Mungkin ini sudah menjadi suratan takdir baginya,” ujar seorang warga Aia Luo yang enggan disebutkan namanya.

Sumber tersebut menjelaskan, korban bukan bekerja di tambang milik orang lain, melainkan sebagai anggota tim penambang (box) yang dipimpin seorang mandor berinisial SKR.

SKR disebut merupakan warga Sungai Durian yang telah berkecimpung di aktivitas pertambangan emas sekitar satu tahun terakhir. Meski usianya diperkirakan telah melewati 70 tahun, ia masih aktif mengelola kegiatan penambangan dan cukup dikenal di kalangan penambang emas di Kabupaten Solok.

Baca Juga  Polda Kerahkan Satu Pleton Polisi Bantu Cari Korban Tertimbun di Lokasi Tambang

Sementara itu, M, yang disebut-sebut sebagai pemilik lokasi tambang, mengaku tidak mengetahui secara rinci peristiwa tersebut karena sedang berada di luar daerah.

“Kalau masalah itu saya tidak tahu, Pak, karena saya sedang di Pesisir menjemput mobil,” ujarnya melalui pesan WhatsApp kepada awak media, Rabu (15/7).

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai kronologi kecelakaan maupun tindak lanjut terhadap aktivitas tambang emas ilegal di lokasi tersebut. (Ky)