BATUSANGKAR – Bupati Eka Putra berharap agar Pemuda Muhamadiyah sebagai salah satu wadah organisasi kepemudaan turut memberikan warna dalam pemberantasan perilaku sosial negatif di Tanah Datar.
“Kondisi saat ini di berbagai tempat perilaku negatif, seperti penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, LGBT, dan lainnya sangat marak terjadi. Bersama pemerintah, tokoh masyarakat, orang tua dan beberapa elemen lainnya, peran Pemuda Muhammadiyah diharapkan mampu menjadi solusi agar hal ini tidak terjadi di Tanah Datar,” ucap Bupati saat pelantikan dan dialog kebangsaan Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Tanah Datar kemarin di Islamic Center di Pagaruyung.
Dikatakan, Pemuda Muhammadiyah diharapkan bisa bersinergi dengan Pemerintah Daerah melaksanakan berbagai program pembangunan.
“Pemerintah daerah siap mendukung organisasi kepemudaan ini. Tolong kawal kami dalam melaksanakan program pembangunan, silahkan saran dan kritik, namun tidak boleh fitnah,” tukasnya.
Sementara, Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Tanah Datar periode 2018 – 2022 Arianto berharap dukungan semua pihak agar program dan kegiatan PDPM Tanah Datar berjalan dengan baik.
“Seumpama lidi, ketika bekerja sendiri tentu akan berat ketika lidi bersatu menjadi sebuah sapu lidi, maka kerja lidi akan lebih mudah, seperti itulah kita PDPM Muhammadiyah,” ungkapnya.
Menurutnya, tumpuan pembangunan Tanah Datar ke depan adalah generasi muda, yang harus memiliki kekuatan moral, jiwa sosial kontrol dan menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.
Pelantikan dilakukan Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Sumatera Barat Deri Rizal dihadiri pengurus MUI Tanah Datar, Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan ormas lainnya. (ydi)












