Pemprov Sumbar Serahkan Bantuan Rp653 Juta untuk Korban Galodo Solsel

  • Whatsapp
Wagub bersama Bupati Solsel saat meninjau lokasi bencana. Humas Pemprov

SOLSEL-Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menyerahkan bantuan bagi korban bencana banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah Solok Selatan, yang Mingggu (24/11). Bantuan diserahkan oleh Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit kepada Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria, Jumat (29/11/2019) sore di Kantor Camat Sungai Pagu. Bantuan berupa uang tunai dan barang-barang kebutuhan sehari hari.

“Total bantuan yang kita serahkan ini senilai 635 juta rupiah. Sumbernya dari Kementerian Sosial, Pemprov Sumbar dan Baznas” sebutnya.

Muat Lebih

Dia mengatakan, untuk pendistribusian bantuan tersebut akan diserahkan sepenuhnya kepada Pemkab Solok Selatan, tentu dengan catatan diberikan kepada yang benar-benar terkena dampak bencana ini.

Sementara itu, Bupati Solok Selatan mengatakan, hingga Jumat (29/11), kerugian rumah dan fasilitas umum senilai Rp14.375.800.000, kerugian kerusakan irigasi dan sungai Rp41. 960.000.000, sedangkan kerusakan disektor pertanian senilai Rp1.022.650.000.

“Total kerugian senilai Rp57.358.450.000” jelasnya.

Untuk pengungsi atau yang terdampak pada dua kecamatan yakni Sungai Pagu dan Koto Parik Gadang Diateh sebanyak 12.000 jiwa.

Selain itu Muzni mengatakan masa tanggap darurat selama 14 hari, yakni sampai dengan 5 Desember 2019.

Peninjauan

Sebelum menyerahkan bantuan tersebut, wagub Sumbar beserta Bupati Solok Selatan dan rombongan melakukan peninjauan ke lokasi bencana, tepatnya di Nagari Pakan Rabaa Timur, dimana terdapat 190 KK atau 595 jiwa yang mengungsi disana.

Dari hasil peninjau ke lokasi dan setelah berdiskusi dengan masyarakat langsung, Nasrul Abit mengatakan, masyarakat meminta sawah-sawah mereka yang tertimbun tanah, pasir dan batu-batu agar dapat dibersihkan kembali, karena itu satu-satunya mata mencarian masyarakat setempat.

Dia berharap, untuk pemulihan pasca bencana ada bantuan dari BNPB dan juga Kementerian PUPR nantinya.

“Kalau APBD Solok Selatan sudah “ketok palu”, makanya kita berharap bantuan dari Pusat. Dan informasi yang kita dapat, Kepala BNPB akan datang k esini dalam waktu dekat” ungkapnya.

Terkait relokasi masyarakat yang tinggal disekitar daerah bencana, menurut Nasrul Abit bisa saja terjadi, namun butuh kesepakatan antara Pemkab Solsel dengan masyarakat.

“Kalau masyarakat mau tentu akan lebih aman, apalagi lahan untuk relokasi tersebut kabarnya sudah disediakan oleh Bank Nagari, namun harus tetap memperhatikan perekonomian mereka nantinya” sebutnya.

Terkait penyebab terjadi bencana tersebut, menurut Wagub disebabkan tebing tebing yang teralu curam, intensitas hujan yang tinggi ditambah kontur tanah yang labil. rel

 

Pos terkait