PARIAMAN – Pemko Pariaman kirim 50 orang Pemuda bekerja di Korea Selatan. Sebelum diberangkatkan ke Negeri Ginseng tersebut mereka diberikan pelatihan di Kota Batam, Propinsi Kepri.
Demikian dikatakan Walikota Pariaman Genius Umar ketika pertemuan dengan sejumlah awak media di ruang Sekdako, baru-baru ini.
Dijelaskan Genius Umar, bahwa target yang akan dikirim bekerja di Negeri ginseng tersebut sebanyak 100 orang, namun baru 50 orang yang terpenuhi. Me reka ini semua di dominasi oleh anak-anak yang berasal dari Keluarga Kurang mampu. ” Dari 50 orang itu, 42 orang biayanya menjadi tanggungan Pemko Pariaman, sedangkan 8 orang melaluhi jalur mandiri%, ucapnya.
Lebih lanjut dijelaskannya, dari 42 orang itu, satu orang butuh dana sebesar Rp 15 juta untuk memberangkatkannya. Namun, Walikota Pariaman Genius Umar menilai, angka itu masih terlalu tinggi, Ia minta bantuan kepada BUMN dan BUMD un tuk membantu melalui dana CSR nya. ” Alhamdulillah, mendapatkan respon”, tuturnya.
Sementara itu, anak yang dikirim bekerja di Korea Selatan itu, juga diarahkan untuk mengeluarkan zakat dari gaji yang diterima dari Perusahaan. Dari informasi, satu orang bisa bergaji sebesar Rp 40 juta. Kalau, mereka mengeluarkan zakat 2,5%, maka nilai nominal sebanyak Rp 1 juta.
Kemudian, dari zakat yang dikeluarkan oleh satu orang sebesar Rp 1 juta, maka dalam satu bulan bisa diterima zakat sebanyak Rp 42 juta. Dana zakat ini bisa pula digunakan oleh adik-adiknya yang ingin bekerja di luar negeri. (agus)












