Pariaman – Pemerintah Kota Pariaman melaksanakan pesantren ramadhan bagi siswa-siswi SD dan SMP . Kegiatan bukan saja di sekolah, tapi bisa juga dilaksanakan di Mushola dan Mesjid terdekat.
Para siswa-siswi juga dibekali buku pesantren Ramadhan yang berisikan kegiatannya di malam hari atau sesudah Shalat Magrib sampai Shalat witir di tempat tinggalnya. Di tempat ibadah itu, para siswa-siswi mencatat apa isi ceramah yang disampaikan oleh Ustad menjelang pelaksanaan Shalat tarwih.
Usai shalat tarwih dan witir selesai, para siswa-siswi tersebut mendatangi ustad yang menyampaikan ceramah untuk meminta tanda tangan dan stempel Mushola atau Mesjid kepada pengurus.
Khairul salah seorang pengurus Mushola di Kecamatan Pariaman Tengah menyampaikan pihaknya sebagai pengurus Mushola sudah siap- siap dengan stempel, karena usai shalat tarwih dan witir mereka mengerubuni Ustad dan pengurus minta tanda tangan dan stempel. “Kami pihak pengurus sudah menyiapkan keperluan siswa-siswi yang ikut shalat tarwih witir dengan stempel. Karena usai shalat mereka berebutan minta tanda tangan dan stempel,” ucapnya Senin malam (23/2).
Khairul melihat dengan adanya buku panduan ramadhan yang diberikan pihak sekolah, para siswa-siswi tingkat SD, SMP dan sederajat, mau tidak mau harus datang ke Mushola ataupun Mesjid untuk shalat.
Hal ini, secara perlahan para siswa-siswi telah diikat dengan peraturan, supaya mereka ikut bersama- sama jemaah lainnya melaksanakan shalat tarwih dan witir di tempat ibadah. ” Semoga selama bulan ramadhan ini bisa menjadi pembelajaran bagi anak-anak untuk rajin shalat berjemaah di Mushola ataupun Mesjid dan berlanjut di hari- hari diluar bulan suci ini,” harapnya. (agus)












