Padang  

Pemko Padang Alirkan Air ke Irigasi Gunung Nago untuk Atasi Krisis Air Bersih di Kuranji dan Pauh

Dinas Kesehatan Padang: Penyakit ISPA dan Kulit Meningkat Pada Korban Bencana
Warga di Padang antri mendapatkan air bersih. (ist)

Padang – Krisis air melanda Kota Padang. Dua daerah yang masih mengalami krisis air semenjak banjir bandang akhir November 2025 lalu hingga saat ini adalah Kecamatan Kuranji dan Kecamatan Pauh.

Mengatasi krisis, Pemerintah Kota Padang dibantu stakeholder terkait berencana mengalirkan air ke saluran irigasi. Saluran irigasi yang menjadi perhatian yakni irigasi Gunung Nago.

“Iya, kita sekarang fokus untuk mengalirkan air ke saluran irigasi Gunung Nago arah kanan dan arah kiri,” ungkap Kepala Dinas Pekerjaan Umum Permukiman Rakyat (DPUPR) Kota Padang, Tri Hadiyanto, Jumat (23/1/2026).

Baca Juga  Tujuh Atlet Satpol PP Wakili Sumbar Untuk Kejurnas Kurash

Saat ini, saluran irigasi Gunung Nago arah kiri (depan SMA 9) tengah dipenuhi sedimen. Pihak DPUPR dan stakeholder segera membersihkannya.

“Kita perlu bersihkan sebelum air dialirkan,” ucap Tri.

Nantinya, pembersihan saluran dilakukan oleh Dinas PUPR Kota Padang dan SDABK Provinsi Sumatera Barat. Pembersihan dilakukan menggunakan alat excavator dan dump truck.

“Dan di saat yang bersamaan, BWS V memperbaiki intake salurannya,” sebut Tri.

Selain itu, mengatasi keperluan air bersih pada saat pekerjaan saluran, Balai Cipta Karya (BPBPK) akan membantu lima armada tangki dan 30 HU dengan pengambilan air di Limau Manis dengan bantuan pompa dari BWS V.

Baca Juga  Upacara HUT RI ke-79, Padang Rayakan Kemerdekaan dengan Segudang Prestasi

“Sedangkan untuk saluran irigasi Gunung Nago arah kanan, akan dialiri air dengan menggunakan pompa dari BWS V yang dibantu pipa dari BPBPK,” jelas Kepala DPUPR Padang. (Ch)