Pemko Bukittinggi Gelar Pelatihan Wirausaha Muda melalui Program 1.000 Start Up Gemilang

​BUKITTINGGI — Kota Bukittinggi tak ingin hanya dikenal sebagai kota wisata, tapi juga “rahim” bagi para pengusaha muda kreatif. Melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Pemerintah Kota Bukittinggi beberapa waktu lalu resmi menggelar pelatihan khusus bagi wirausaha muda pemula di Monopoli Hotel.

​Kegiatan itu merupakan langkah nyata pemerintah kota Bukittinggi untuk mewujudkan visi besar 1000 Start Up Gemilang dan program PKL Naik Kelas.

​Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Nenta Oktavia, menekankan bahwa tantangan terbesar bagi pengusaha pemula bukan hanya modal, melainkan mindset.

Baca Juga  Pemko Bukittinggi Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia dan Disabilitas 

​”Pelatihan ini dirancang untuk membekali para pemuda dengan pengetahuan, keterampilan, dan pola pikir kewirausahaan yang tangguh. Kita ingin mereka siap bertarung di dunia usaha,” ujar Nenta.

​Sebanyak 50 peserta terpilih dari tiga kecamatan (MKS, Guguak Panjang, dan ABTB) dikumpulkan untuk menyerap ilmu dari para pakar yang kompeten, mulai dari praktisi bisnis sekaligus anggota legislatif Andi Putra, akademisi M. Nazif, hingga perwakilan perbankan dari BPRS Jam Gadang.

​Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, hadir langsung memberikan suntikan semangat. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa di era sekarang, kemampuan beradaptasi dengan teknologi adalah harga mati.

Baca Juga  Pemko Bukittinggi Putuskan Kembali ke Kebijakan Sekolah Enam Hari

​Menurut Ramlan Bisnis hari ini sangat bergantung pada ekosistem digital. Promosi masif hanya bisa dicapai jika pengusaha melek teknologi.
​
Target utama program ini adalah melahirkan generasi muda yang tidak hanya mencari kerja, tapi menciptakan lapangan kerja.

Mengingat reputasi Bukittinggi sebagai surga kuliner, Wako mendorong pemuda untuk berinovasi di bidang makanan dan minuman. (gdo)