Pemkab Tanah Datar Launching Program Bantuan Bertanam Padi

Program Babendi.(ist)

Batusangkar – Pemkab Tanah Datar launching program Bantuan Bertanam Padi (Babendi) yang diberikan bagi kelompok tani disetiap hamparan jorong/nagari.

Menurut Kepala Dinas Pertanian Tanah Datar Sri Mulayani, Kamis (2/10), program Babendi dirancang untuk meringankan biaya petani sekaligun program unggulan dari Bupati Tanah Datar setelah sebelumnya ada program bajak sawah gratis.

“Bantuan ini hanya diberikan kepada petani yang tergabung dalam kelompok tani dan terdaftar di Simluhtan serta bersedia menerapkan teknologi pertanian seperti jajar legowo dan salibu. Tujuannya agar program tidak hanya tercapai secara output, tetapi juga outcomenya,” jelasnya.

Baca Juga  Perbup Satgas Covid-19 Sedang Disiapkan, Puluhan Nakes Sudah Terpapar

Sementara, sejumlah kelompok tani di Tanah Datar menyampaikan apresiasi atas bantuan bertanam padi yang diberikan pemerintah daerah Tanah Datar melalui program program Babendi.

Bantuan ini dinilai meringankan beban petani sejalan dengan program bajak sawah gratis sekaligus menjadi harapan baru untuk meningkatkan produktivitas pertanian di Kabupaten Luhak Nan Tuo tersebut.

Saat diminta komentar pers, salahseorang anggota Kelompok Tani Elok Basamo, Jorong Sitakuak, Nagari Gurun, Zainal, menyebutkan pihaknya merasa terbantu dengan adanya bantuan bertanam padi dari pemerintah berupa bibit unggul.

“Terima kasih kepada pemerintah, bantuan ini sudah kami terima dan kami laksanakan. Sejauh ini kalau kami lihat pertumbuhannya cukup baik, meski saat ini padi baru berusia 14 hari,” kata Zainal.

Baca Juga  Pemko Pariaman Undang Kemenparekraf dan Investor

Ia juga mengaku dalam meningkatkan produtifitas hasi tani pihaknya juga telah melakukan sistem tanamm dengan sistem jajar legowo.

Dia juga berharap agar pemerintah terus menyalurkan bibit dengan varietas berbeda setiap musimnya.

Katanya, kalau bisa setiap kali panen bibitnya diganti agar produktivitas meningkat. Setelah dijalani produksinya meningkat jika membawakan padi yang berbeda setiap musim tanamnya. (ydi)