Batusangkar – Wakaf 1.000 hafizh kembali digelar Pemkab Tanah Datar, dan telah memasuki pelaksanaan ke-10 tahun ini, Minggu (12/10) di halaman depan Istano Basa Pagaruyung.
Wakaf 1.000 hafizh ini sebagai bukti nyata keseriusan Pemkab Tanah Datar dalam melaksanakan program Satu Rumah Satu Hafizh, rutin setiap tahun.
Selama digelarnya hingga September lalu telah melahirkan 20 ribu lebih anak-anak penghafal Alquran.
Sementara, melalui program Satu Rumah Satu Hafizh ini, setidaknya saat ini sudah ada 7.221 rumah warga yang telah dipasang stiker hafizh.
Bupati Eka Putra berharap nantinya pada saat menyambut Indonesia emas pada tahun 2045 nanti lebih separuh masyarakat Tanah Datar adalah penghafal Alquran.
Eka Putra mengatakan, Pemkab akan terus berkomitmen untuk mencetak para hafizh dan hafizah melalui program Satu Rumah Satu Hafizh demi tujuan untuk menjadikan Tanah Datar sebagai kabupaten tafizh.
“Alhamdulillah, untuk mendukung tercapainya tujuan itu, saat ini di Tanah Datar sudah ada 328 rumah tahfizh dan 179 rumah diantaranya sudah terakreditasi, yang membina para generasi muda untuk menjadi hafizh/hafizah. Sementara, untuk stiker hafizh sudah terpasang sebanyak 7.221 rumah yang tersebar di 14 kecamatan yang ada,” jelasnya. (ydi)












