Pemkab Limapuluh Kota Laksanakan Musrenbang RPJMD Tahun 2021-2026

  • Bagikan

Sarilamak – Pemerintahan Kabupaten Limapuluh Kota menggelar musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2021-2026 di Aula Kantor Bupati Limapuluh Kota, Senin (31/5).

Musyawarah itu dihadiri Bupati Limapuluh Kota Safaruddin, Anggota Komisi III DPR RI Dapil II Sumatera Barat (Sumbar) Rezka Oktoberia, Wakil Ketua DPRD Sumbar Irsyad Syafar, Forkopimda Limapuluh Kota, Tim Ahli Penyusun RPJM, Sekda, Widya Putra, Ketua TP PKK Limapuluh Kota, Nevi Zulvia Safaruddin, Kepala OPD, Camat, Stakeholder terkait dan tokoh masyarakat.

Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin dalam sambutannya mengatakan, Musrenbang RPJMD diselenggarakan untuk mencapai visi misi serta prioritas pembangunan dan arah kebijakan Kabupaten Limapuluh Kota.

“Kita harus kritisi. Mohon maaf, ayo kita lemparkan dalam forum ini. Ini belum sempurna, perlu penajaman untuk mencapai indikator yang jelas,” katanya.

Ia mengatakan, berpedoman pada RPJPD dan RPJM Nasional, untuk memuat arah kebijakan keuangan daerah, RPJMD ini telah melalui beberapa tahapan.

“Saat ini kita sudah dalam tahap dokumen rancangan, sebelumnya juga sudah menyusun rancangan awal RPJMD setelah dibahas dalam acara Forum Konsultasi Publik untuk mendapatkan masukan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Safaruddin mengatakan, Musrenbang RPJMD itu diselenggarakan demi tekad untuk terus maju dalam pengembangan Limapuluh kota yang lebih baik. Serta usaha dalam peningkatan ekonomian masyarakat meski dalam kondisi dihimpit pandemi Covid-19.

Oleh sebab itu, ia meminta dukungan dan dorongan dari semua pihak agar target dan sasaran, serta program yang akan di tetapkan terwujud.

“Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri. Untuk itu, kita perlu bekerja sama dengan semua pihak termasuk OPD untuk mewujudkan Limapuluh Kota yang lebih baik,” tuturnya.

Sementara Anggota Komisi III DPR RI Dapil II Sumbar Rezka Oktoberia berharap, RPJMD harus dapat meningkatkan pembangunan yang lebih produktif, meski di tengah himpitan pandemi Covid-19. Sektor ekonomi menjadi prioritas utama yang membutuhkan terobosan terobosan dalam menopang ekonomi.

“Mengingat jabatan kepala daerah yang singkat, kita harus dapat memaksimalkan segala potensi daerah dengan pemanfaatan teknologi digitalisai yang saat ini tengah berkembang pesat secara global,” harapnya. (Rud)

  • Bagikan