Pemkab Limapuluh Kota Bersama Baznas Serahkan Beasiswa Pendidikan

Limapuluh Kota – Dalam momen kemerdekaan, sebanyak 2.191 bantuan pendidikan bagi pelajar SD maupun SMP di Kabupaten Limapuluh Kota, disalurkan pemerintah daerah setempat bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), bertempat di aula kantor bupati setempat. Bantuan yang diberikan Baznas itu, merupakan akumulasi pengumpulan zakat dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Limapuluh Kota senilai Rp457,5 juta.

Ketua I Baznas Limapuluh Kota Nursal, kepada wartawan, Rabu (24/8), mengatakan, Baznas telah menjalin kerjasama dengan Pemkab Limapuluh Kota dalam pengelolaan Zakat ASN di daerah itu. “Sampai awal Agustus, zakat ASN yang dikelola Baznas Limapuluh Kota mencapai Rp2.829.517.870. Hingga saat ini, bantuan untuk pendidikan mencapai Rp1.051.070.000 dengan rincian Rp457.500.000 untuk siswa, Rp514.600.000 mahasiswa yang ada di Limapuluh Kota dan untuk kebutuhan pendidikan lain sebesar Rp78.970.000,” ujarnya.

Menurutnya, tidak hanya bantuan pendidikan, Baznas Limapuluh Kota turut memberikan bantuan kemanusiaan, kesehatan, ekonomi, maupun dakwah. Pihaknya berharap, dengan adanya program bantuan Baznas, keberadaan Baznas bisa dirasakan manfaatnya bagi masyarakat, terutama bagi pelajar di Limapuluh Kota. “Program Baznas selalu bersinergi dengan program Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota yakni mewujudkan Limapuluh Kota yang madani, beradat dan berbudaya berlandaskan Adat Basandi Syarak Syarak Basandi Kitabullah,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Limapuluh Safaruddin Dt. Bandaro Rajo, secara terpisah, mengatakan, pemberian bantuan pendidikan kepada pelajar merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berbudaya dan berdaya saing. Karena hal itu sesuai dengan misi pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota.

Baca Juga  Bupati Safaruddin Tinjau Kebakaran dan Serahkan Bantuan di Sungai Cubadak

“Selain itu, hal ini juga sekaligus untuk investasi manusia dari sisi pendidikan, karena sangat penting dan menjadi indikator keberhasilan pembangunan di bidang SDM. Untuk itu pihaknya bersama dengan Baznas Limapuluh Kota, memberikan bantuan agar dapat digunakan sebagai kebutuhan bagi pelajar dalam menunjang pendidikan itu,” ucap bupati.

Dikatakan, dengan bantuan pendidikan yang mulai disalurkan Baznas Limapuluh Kota, dirinya meminta para pelajar dapat memanfaatkan sebaik-baiknya, dan harus sesuai dengan peruntukannya. “Kami berharap, beasiswa yang diterima pelajar secara tunai ini dapat digunakan untuk kepentingan pendidikan. Bukan untuk belanja kebutuhan diluar kebutuhan pendidikan serta mengingatkan para ASN tidak lupa mengeluarkan 2,5 persen zakat dari penghasilan yang diterimnya,” kata Safaruddin. 207