Pemkab Carikan Solusi Pasca Kenaikan BBM

Limapuluh Kota – Pemkab Limapuluh menyikapi kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Karena kenaikan harga BBM itu akan berdampak terhadap berbagai sektor, utamanya sektor ekonomi. Dimana diprediksi, dengan kenaikan BBM ini akan memici kenaikan berbagai kebutuhan pokok. Selain itu, harga-harga lainnya juga diprediksi akan ikut naik. Seperti tarif angkutan dan jasa lainnya.

Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo, kepaa wartawan, Kamis (15/9), mengatakan, sebagai sarana untuk membahas dinamika sosial ekonomi masyarakat serta guna mencarikan solusi pasca kenaikan harga BBM, Pemkab Limapuluh Kota bersama Polres Limapuluh Kota, telah menggelar Focus Group Discussion (FGD), bertempat di Aula Kantor Bupati Limapuluh Kota.

Menurutnya, bersama Polres Limapuluh Kota dan stakeholder terkait telah menginisiasi kegiatan FGD untuk mencari solusi akibat naiknya harga BBM. Hal ini merupakan wujud kepedulian pemerintah kepada masyarakat. “Artinya dalam hal ini, pemerintah tidak diam. Pemerintah telah menyiapkan aturan dan regulasi serta beberapa instrumen, termasuk bantuan sosial bagi masyarakat sebagai bentuk pengalihan subsidi BBM yang akan disalurkan kepada masyarakat. Untuk itu, pemerintah daerah bersama pihak terkait akan berupaya mencarikan jalan terbaik bagi kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga  MKKS SMP Kabupaten Solok Bantu Korban Banjir Limapuluh Kota

Sementara itu, Kapolres Limapuluh Kota AKBP Ricardo Condrat Yusuf, berharap, pelaksanaan FGD ini dapat menjadi momentum untuk mengidentifikasi permasalahan serta menyatukan persepsi. Baik melalui langkah-langkah kebijakan yang akan diambil oleh Pemkab maupun oleh Kepolisian dan stakeholder terkait, maupun unsur masyarakat untuk mendapatkan solusi atas dinamika pasca kebijakan penyesuaian Harga BBM. “Kita berharap kegiatan ini akan menjadi edukasi bagi masyarakat. Kamtibmas aman dan kondusif serta dapat mencarikan solusi yang terbaik atas kenaikan harga BBM ini,” ucap kapolres. 207