Pemerintah Bagikan Kartu Perdana Internet Merdeka Belajar

 Walikota Pariaman Genius Umar meluncurkan Kartu Perdana Internet Merdeka Belajar .(kominfo)

PARIAMAN – Pandemi virus Covid-19 berdampak terhadap proses pembelajaran tatap muka di sekolah. Daerah yang masuk zona kuning, orange dan merah mengambil kebijakan melakukan pembelajaran secara daring atau belajar jarak jauh.

Untuk menunjang pembelajaran secara daring ini, para peserta didik harus memiliki smartphone dan paket internet. Tersebab hal itulah, Kemendikbud RI melalui Telkom dan Telkomsel memberikan Kartu Perdana Internet Merdeka Belajar kepada peserta didik .

Di Kota Pariaman pemberian Kartu perdana Internet Merdeka Belajar dilounching Walikota Pariaman Genius Umar, di Teras Kantor Balaikota Pariaman, Selasa (8/9).

Walikota Pariaman Genius Umar juga menyerahkan Kartu Perdana Internet Merdeka Belajar sebesar 10 GB kepada kepala SMP/MTs negeri dan swasta se Kota Pariaman,

Baca Juga  Pemko Pariaman Berikan Bantuan Dana Hibah Rp2,38 Miliar

“ Hari ini, Kota Pariaman mendapatkan bantuan dari Telkom dan Telkomsel yang diperuntukan bagi siswa dan guru-guru yang ada di Kota Pariaman “, ucapnya.

Dengan adanya bantuan kartu perdana Internet Merdeka Belajar ini, Walikota Pariaman meminta kepada peserta didik dan guru bisa membuat ruang belajar melalui media internet atau zoom clot.

Disamping itu, untuk terciptanya ruang belajar melalui media internet ini, Guru harus bisa menguasai teknologi. “Guru menguasai teknologi maka bisa mempermudah pembelajaran secara Daring dengan peserta didiknya dengan cara membuat ruang belajar “, tuturnya.

Baca Juga  2.263 Keluarga Miskin di Pariaman Dapat Bantuan Bansos

Sementara itu, Genius Umar mengucapkan terima kasih kepada Telkom dan Telkomsel atas perjuangannya demi terciptanya pembelajaran jarak jauh atau secara Daring antsra Peserta didik dengan Gurunya.

Manager Enterprise Goverment Telkom Sumbar, Suwito mengatakan bahwa semenjak pandemi Covid-19, proses belajar mengajar yang biasanya tatap muka sekarang harus melalui sistem daring. Untuk Kota Pariaman akan dialokasikan sebanyak 4.200 kartu.

” Dimana yang pertamanya ada kouta 10 GB dari Telkomsel, setelah itu nantinya Kemendikbud akan menambah setiap bulannya 30 GB untuk siswa SD,SMP dan SMA, ” terangnya. (agus)