Pemalsu Buku Nikah Ditangkap

  • Whatsapp
KARTU NIKAH PALSU- Direskrimsus Polda Sumbar, Kombes Pol Edri Adrimurlan Caniago didampingi Kabid Humas, Kombes Pol Syamsi memperlihatkan barang bukti berupa buku nikah palsu saat Pers Release di Mapolda Sumbar, di Padang, Kamis (12/4). (givo alputra)

PADANG- Jajaran Reskrim Umum Polda Sumbar, menangkap dua pelaku pemalsuan buku nikah di Muaro Panyalinan, Koto Tangah Padang. Kedua tersangka berinisial RS, 42 dan ASW, 53 dan saat ini mendekam di tahanan Mapolda Sumbar Padang.

Direktur Reskrim Umum Polda Sumbar, Kombes Erdi Adrimurlan Chaniago, didampingi Kabid Humas, Kombes
Syamsi dan Kasubdit IV, AKBP Erlis, dalam ekspos kasusnya, Kamis (12/4) mengatakan keduanya ditangkap
karena memperjualbelikan buku nikah secara ilegal, padahal dia bukan petugas KUA.

Baca Juga

“Keduanya kita tangkap karena memalsukan dokumen negara dan memperjualbelikannya pada masyarakat,”ujar Erdi.

Penangkapan berawal setelah seorang warga melapor bahwa suaminya menikah lagi dan memiliki buku nikah palsu. Setelah mendapat informasi, petugas melakukan penyelidikan dan mengetahui tempat pembuatan buku
nikah palsu tersebut.

Beberapa petugas di bawah komando AKBP Erlis mendatangi lokasi dan menemukan dua orang sedang mencetak
buku nikah yang telah dipesan.

“Saat digeledah ditemukan 142 buku nikah, stempel, pulpen dan 180 pas foto yang akan dipasang di buku nikah palsu tersebut,”ujar Erdi.

Dalam memalsukan dokumen negara itu, tersangka meminta bayaran Rp200 ribu setiap buku pada pasangan
yang memesan buku nikah tersebut. Pengakuan tersangka, kegiatan ilegal yang dilakukannya sudah berjalan empat bulan lebih, tapi polisi tidak mempercayainya karena saat digerebek sangat banyak foto pemesan yang disita. Begitu juga cap setempel mencapai 20 buah. (Guspa)

Berita Terkait