SELATPANJANG – Pasca libur Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriyah, penumpang kapal yang ingin berangkat melalui Pelabuhan Tanjung Harapan, Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau masih sangat ramai.
Bahkan ruang tunggu terminal yang baru direnovasi tersebut terlihat krodit dan tidak mampu menampung calon penumpang kapal.
Dari pantauan Kamis (10/4/2025), ruang tunggu Internasional terpaksa juga dibuka dan digunakan penumpang Domestik.
Agar tidak terjadi penumpukan penumpang di satu titik, pihak pengelola pelabuhan juga membuat zona tunggu hingga pintu keluar pelabuhan.
Selain itu zona tunggu penumpang juga di buat diatas trestel atau jalur menuju ponton.
Salah satu penumpang yang ingin berangkat ke Batam, Marju (60) mengaku sengaja kepulangannya ke Jakarta melalui Batam jauh hari setelah lebaran berakhir.
Hal itu untuk menghindari kepadatan penumpang di Pelabuhan Tanjung Harapan.
Namun prediksinya tersebut meleset. Ia tidak menyangka jumlah penumpang yang berangkat dari Selatpanjang ternyata masih sangat ramai dan padat.
“Kami sekeluarga sengaja 10 hari setelah lebaran berakhir, baru balik ke perantauan di Jakarta. Tapi masih sangat padat juga di pelabuhan. Mau bagaimana lagi. Terpaksa kami harus tetap berangkat. Karena tiket pesawat sudah dipesan,” ungkapnya saat ditemui di Pelabuhan Tanjung Harapan.
Ia juga merasa bersyukur masih bisa mendapatkan tiket kapal. Sehingga bisa balik ke perantauan.
Pihak Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) Selatpanjang tidak menyangka jumlah keberangkatan di Pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang pada Kamis (10/4/2025) ternyata masih sangat banyak.
Namun dipastikannya semua penumpang kapal terangkut dan tidak ada yang terlantar di pelabuhan.
“Memang kita tidak menyangka jumlah penumpang yang berangkat masih sangat ramai dan padat. Tetapi Alhamdulillah semua penumpang bisa berangkat dan tidak ada yang terlantar,” ujar Petugas Lalu Lintas Angkutan Laut dan Kepelabuhanan KSOP Selatpanjang, Ade Kurniawan.
Dibeberkannya, bahwa total penumpang yang berangkat pada Kamis (10/4/2025) sebanyak 1.898 orang. Jumlah tersebut terbilang tinggi jika dibandingkan hari biasanya yang hanya 700 sampai 900-an orang.
“Jumlah yang naik ke kapal masih cukup tinggi yakni 1.898. Sedangkan jumlah penumpang yang turun dari kapal di pelabuhan sebanyak 870 orang,” rincinya.
Dengan situasi dan kondisi tersebut, pihak KSOP tambah Ade akan mengantisipasi kepadatan penumpang hingga akhir pekan nanti. Supaya layanan bagi masyarakat yang akan berangkat tetap lancar dan terkendali.
“Dengan masih banyaknya jumlah penumpang hari ini, menjadi catatan kita untuk tetap maksimal memberikan pelayanan di pelabuhan hingga akhir pekan nanti. Biasanya arus balek pasca lebaran bisa terjadi beberapa gelombang,” imbuhnya. (***)












