Pasien Sembuh Terpapar Virus Corona Meningkat di Solok

  • Whatsapp
Ilustrasi. (ist)

Solok – Jumlah pasien sembuh dari paparan virus corona di Solok, bertambah menjadi 94 orang setelah satu orang pasien positif dinyatakan sembuh.

Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokomp) Kota Solok, Nurzal Gustim di Solok, Jumat (25/9) mengatakan, pasien tersebut atas nama AS (50) yang berasal dari Kelurahan Simpang Rumbio.

Bacaan Lainnya

Selain itu, ia mengatakan berdasarkan laporan hasil pemeriksaan Laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Padang terhadap pemeriksaan 123 sampel yang dikirim Posko Corona Banda Panduang pada Senin (21/9), dinyatakan negatif.

“Sampai saat ini terkait perkembangan komposisi data kasus positif corona di Kota Solok mencapai 130 orang,” kata Nurzal.

Melihat perkembangan kasus corona dari hari ke hari di Kota Solok, ia juga mengimbau masyarakat Kota Solok tetap mematuhi protokol kesehatan corona. “Yakni dengan selalu menggunakan masker, menjaga jarak atau menghindari kerumunan, dan mencuci tangan pakai sabun setelah beraktivitas di luar rumah,” ujar dia.

Selain itu, ia juga mengimbau warga Kota Solok yang baru melakukan aktivitas perjalanan luar daerah terutama dari daerah zona merah atau terdapat kasus positif corona, diharapkan segera melakukan tes Swab.

“Baik itu yang telah disediakan secara gratis oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat di bandara atau langsung ke Posko Covid-19 Banda Panduang Kota Solok. Untuk mendeteksi lebih dini kondisi kesehatan,” jelas dia.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap meningkatkan daya tahan tubuh melalui penerapan pola hidup sehat dan perilaku hidup bersih. “Selain itu, mari kita bersama senantiasa berdoa agar saudara-saudara kita yang positif corona diberikan kesembuhan dan tidak ada lagi penambahan kasus positif,” lanjut Nurzal.

Ia juga mengingatkan pasien yang telah sembuh dari corona agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam menjalani aktivitas sehari-hari karena tidak menutup kemungkinan untuk dapat terinfeksi virus berbahaya itu kembali. (*)

Pos terkait