Pariaman Ajukan Enam Usulan Program Prioritas Pertanian Pada Mentan

Pariaman Ajukan Enam Usulan Program Prioritas Pertanian Pada Mentan
Wali Kota Pariaman, Yota Balad didampingi Wagub Sumbar, Vasko Ruseimy memberikan proposal usulan program pembangunan di sektor pertanian kepada Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, ruang VVIP Bandara Minangkabau, Selasa (14/4). (ist)

Pariaman – Wali Kota Pariaman, Yota Balad memberikan proposal usulan program pembangunan di sektor pertanian kepada Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, ruang VVIP Bandara Minangkabau, Selasa (14/4). Ikut menyaksikan Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy beserta jajaran Forkopimda dan beberapa kepala daerah di Sumbar.

Yota Balad menyampaikan, Pemerintah Kota Pariaman mengajukan enam usulan program prioritas yang diharapkan dapat meningkatkan produksi, kualitas, dan nilai tambah hasil pertanian dan peternakan di Kota Pariaman. Disebutkannya, dalam usulan yang disampaikan kepada Mentan RI tersebut, di antaranya, pengadaan alat penyemprot pestisida padi (drone sprayer). Alat ini lebih efisien, cepat, dan merata dibandingkan cara manual, mampu menyemprot hektaran lahan dalam waktu singkat. Kedua, perbaikan sejumlah irigasi yang telah rusak akibat bencana banjir tahun lalu.

Usulan ketiga, pengadaan alat semprot portabel manual atau elektrik berkapasitas kecil (hand sprayer) lebih kurang 200 unit, keempat, meminta benih padi untuk 1.600 hektare lahan. Kelima, ayam petelur sebanyak 20 ribu dan keenam, pembangunan Rumah Potong Hewan (RPH) guna menghasilkan daging Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH).

“Pentingnya dukungan dari Pemerintah Pusat, khususnya Kementan, mengingat sektor pertanian merupakan tulang punggung perekonomian masyarakat Kota Pariaman,” kata Yota Balad.

Di tempat yang sama, Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman menyambut baik berbagai usulan yang disampaikan terhadap upaya Pemko Pariaman dalam memperkuat sinkronisasi program daerah dengan pusat. Menteri juga mengapresiasi data konkret dan akurat yang diajukan demi mendukung percepatan pembangunan sektor pertanian dan peternakan di Kota Pariaman.

Baca Juga  Yota Balad Hadiri Rakor dengan Kepala BP BUMN

Pihaknya juga akan mengusulkan dua proposal lagi yakni permintaan satu mesin pompa air berkapasitas besar dan peremajaan kelapa yang luasnya lebih kurang 100 hektare.

“Besar harapan kami, semoga permintaan ini bisa dikabulkan oleh Pak Menteri dan dapat terealisasi guna menjaga ketersediaan pangan di Kota Pariaman,” tutupnya. (agus)