Padang Sudah Salurkan Rp 27 Miliar BPNT

warga penerima bantuan pangan non tunai. (antara)

PADANG  – Sebanyak 115  petugas operasional Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kota Padang ditingkatkan pemahamannya melalui Bimtek.

Mereka itu terdiri dari Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) kelurahan dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).

Pjs Walikota Padang diwakili Asisten III Didi Aryadi saat membuka Bimtek tersebut di Palanta, Senin (26/3) mengatakan, masyarakat miskin sebagai penerima manfaat program ini benar-benar dapat menikmati program yang sangat strategis ini sebagai salah satu upaya meningkatkan kecukupan gizi keluarga.

Ia mengatakan, terkait realisasi pencapaian program nasional tersebut memang perlu peningkatan lagi ke depan. Perlu langkah-langkah dan persiapan yang terkoordinasi dengan seluruh pihak yang berkompeten dalam pelaksanaan program ni. Mulai dari proses penetapan sasaran penerima manfaat, percetakan dan pendistribusian Kartu oleh pihak Bank sampai tempat distribusi pada kelurahan.

“Untuk itu diharapkan kepada seluruh petugas operasional yang telah ditunjuk dalam hal ini dapat meningkatkan program ini dengan sebaik-baiknya. Sehingga dapat mengawal program, memfasilitasi masyarakat sekaligus melaporkan pelaksanaan dan permasalahan yang dihadapi sesuai kondisi wilayah masing-masing,” imbuhnya.

Kepala Dinas Sosial Kota Padang, Amasrul menjelaskan, Program BPNT ini diluncurkan sebagai upaya untuk menyalurkan bantuan pangan, yang selama ini melalui Program Beras Miskin (Raskin) agar lebih tepat sasaran, baik jumlah dan tepat waktunya. (syawal)

Loading...