Padang  

Padang Raih Terbaik I Anugerah Adinata Syariah tingkat Sumbar

Sekdako Raju Minropa menerima penghargaan dari Gubernur Mahyeldi. (ist).
Sekdako Raju Minropa menerima penghargaan dari Gubernur Mahyeldi. (ist).

PADANG – Pemerintah Kota Padang meraih Terbaik satu Anugerah Adinata Syariah tingkat Sumatera Barat (Sumbar). Penghargaan tersebut menegaskan komitmen daerah dalam memperkuat ekonomi syariah sebagai bagian dari pembangunan kota yang berlandaskan agama dan budaya.

Penghargaan diserahkan Gubernur Mahyeldi kepada Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa, mewakili Walikota Fadly Amran, seusai Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Gubernur, Senin (17/8).

Raju mengatakan, penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi Pemprov Sumbar terhadap berbagai kebijakan dan program Pemko Padang dalam mengembangkan ekosistem ekonomi syariah.

“Alhamdulillah. Upaya Pemerintah Kota Padang untuk mengembangkan ekonomi syariah mendapatkan apresiasi dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat,” ujar Raju.

Baca Juga  Pemasaran Sikoci Umrah Melebihi Target

Menurutnya, capaian tersebut bukan sekadar penghargaan, tetapi menjadi dorongan bagi Pemko Padang untuk memperkuat pembangunan ekonomi yang selaras dengan karakter masyarakat dan nilai-nilai lokal.

Raju berharap penghargaan itu dapat menjadi bukti konkret bahwa arah pembangunan Kota Padang tidak hanya mengejar kemajuan ekonomi, tetapi juga mempertahankan fondasi agama dan budaya. “Mudah-mudahan anugerah ini sekaligus menjadi bukti konkret dari visi Kota Padang yang diusung oleh Walikota dan Wakil Walikota yang menyelaraskan kota yang maju, namun tetap berlandaskan kepada agama dan budaya,” ungkapnya.

Anugerah Adinata Syariah merupakan bentuk apresiasi Pemprov Sumbar kepada pemerintah kabupaten/kota yang dinilai memiliki komitmen, program kerja berkelanjutan, serta upaya pengembangan ekonomi syariah di daerah.
Penilaian tersebut menempatkan Kota Padang sebagai peraih peringkat pertama. Kabupaten Limapuluh Kota berada di posisi kedua, disusul Kota Pariaman di peringkat ketiga. Selanjutnya, Kabupaten Sijunjung meraih peringkat keempat, Kabupaten Solok Selatan peringkat kelima, dan Kota Payakumbuh peringkat keenam.

Baca Juga  Konstruksi Jembatan di Simpang Tiga Jalan Sawahan Diganti

Capaian tersebut memperkuat posisi ekonomi syariah sebagai salah satu bagian dari agenda pembangunan daerah. Bagi Kota Padang, pengembangan ekonomi syariah diharapkan tidak berhenti pada pencapaian penghargaan, tetapi terus diterjemahkan melalui program yang memberi manfaat bagi masyarakat, pelaku usaha, dan penguatan ekonomi lokal.(r)