Padang Panjang Bersiap Berlakukan Belajar Tatap Muka

  • Whatsapp
Walikota Fadly Amran saat berkunjung ke SMPN 5. (Kominfo)
PADANG PANJANG – Pembelajaran tatap muka di Kota Padang Panjang, segera akan diberlakukan. Walikota Fadly Amran meminta orangtua agar menjemput anak mereka di saat jam pulang sekolah, agar anak-anak tidak berkeliaran.
Hal tersebut ditegaskan walikota muda itu saat turun memantau sejauhmana kesiapan sekolah menghadapi pembelajaran tatap muka, Jumat (7/8). Ada dua sekolah yang dipantau walikota hari ini, SMPN 1 dan SMPN 5.
“Insya Allah, secepatnya anak-anak akan melaksanakan pembelajaran tatap muka. Saat ini kami langsung lihat ke sekolah-sekolah, sejauh mana persiapan mereka nantinya ketika diberlakukan pembelajaran tatap muka di masa pandemi Covid-19 ini, bagaimana sistem pembelajarannya, jarak antara siswa, tempat pencuci tangan dan fasilitas lainnya,” kata Fadly.
Walikota Fadly mengharapkan persiapan yang matang tersebut diharapkan agar jangan sampai nanti ada klaster baru di sekolah. Guru dan murid harus patuh terhadap protokol kesehatan. Jangan sampai baru mulai pembelajaran tatap muka timbul lagi kasus positif covid.
Pihak sekolah diminta berinovasi dan mengondisikan berapa kelas yang akan melakukan tatap muka, sistem daring dan juga laring, serta nanti sebelum melaksanakan proses pembelajaran tatap muka guru-guru akan melakukan tes swab terlebih dahulu.
Wako Fadly dalam kunjungan itu sempat melakukan daring dengan salah satu murid, sembari berbincang-bincang menanyakan keinginan dan keadaan anak tersebut yang rindu dengan suasana sekolah.
Kepala SMPN 1 Rita Yanti menyampaikan bahwa pihak sekolahnya siap untuk pembelajaran tatap muka. “Kami telah mempersiapkan segalanya, mulai dari anak-anak memakai masker, menyiapkan pencuci tangan dan sistem pembelajaran yang nantinya akan dibagi. Si A melakukan daring dan si B pembelajaran tatap muka, itu akan diberlakukan bergantian,” jelasnya.
Begitu juga dengan Kepala SMPN 5 Ermita. Ia menyatakan kesiapan sekolah melaksanakan pembelajaran tatap muka.
“Kami sudah rindu dengan suasana sekolah, dan kami juga telah siap untuk pembelajaran tatap muka,” ujarnya. (Jas)

Pos terkait