OTT Di Pessel Kejari Amankan Rp3,3 Juta

Barang  bukti OTT terhadap oknum pejabat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pessel berupa uang diperlihatkan oleh Kejari Pessel, Yeni Puspita didampingi, Kacab Jari Balaiselasa, Dede Setiawan, dan Kasi Intel Kejari, M Miftah Winata, kemarin di kantornya.

 

PAINAN-Tim Kejari Pesisir Selatan melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada seorang oknum pejabat eselon IV, yang bertugas di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pessel.

Kepala Kejari Pessel, Yeni Puspita didampingi Kacab Jari Balai Selasa, Dede Setiawan dan Kasi Inte l M Miftah Winata kepada sejumlah wartawan, Kamis (24/5) di kantornya mengungkapkan, melalui OTT itu, pihaknya mengamankan barang bukti berupa uang sebesar Rp 3.300.000.

“Karena gerak gerik oknum pejabat dengan inisial N cukup mencurigakan, maka Kacab Jari Balai Selasa, bersama lima anggotanya membuntuti mobil Innova hitam yang ditumpangi N dari belakang. Ketika itu N bersama dua stafnya mendatangi sekolah-sekolah yang mendapatkan bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2018. Setiap sekolah yang didatangi, dicurigai ada semacam pungutan,” katanya.

Disebutkan, upaya membuntuti dari belakang oleh tim Kacab Jari Balaiselasa, selalu kalah cepat. Sebab setiap kali sampai ke sekolah yang mereka datangi, oknum N bersama dua orang stafnya sudah lebih dulu pergi.

“Agar tidak kehilangan jejak, maka dilakukan pemberhentian mobil dengan cara dipepet. Tepatnya di depan SDN 03 Silaut. Setelah digeledah, ternyata didapatkan BB berupa uang dalam laci pintu mobil sebelah kiri sebesar Rp 3.300.000. Uang itu dibungkus dalam sepuluh amplop, masing-masing amplop tertulis nama sekolah yang didatangi. Isinya beragam, mulai dari Rp 200 ribu, hingga Rp 500 ribu,” terangnya.

Dijelaskanya bahwa terkait OTT tersebut, pihaknya belum menetapkan siapa tersangkanya, sebab masih dalam pendalaman.