Musrenbang RKPD Pariaman 2024 Digelar

PARIAMAN – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD)  Pariaman 2024 telah dilaksanakan, dibuka Walikota Genius Umar , Kamis kemarin .
Hadir dalam Musrenbang RKPD tersebut sejumlah Kepala OPD di lingkup Pemko Pariaman,  Camat,  tokoh masyarakat dan lainnya.

“Melihat kondisi keuangan yang masih terbatas, Inovasi dan kreativitas seluruh jajaran ASN sangat dituntut untuk kemajuan Kota Pariaman. Inovasi yang diciptakan harus mempunyai dampak positif bagi masyarakat. Baik dari segi pembangunan sampai kesehatan dan pendidikan. Begitu juga dalam hal menanggulangi masalah stunting, agar selalu melibatkan semua pihak . Hal ini bertujuan kasus stunting di Kota Pariaman khusus untuk satu semester ini mampu turun secara drastic. Dalam waktu dekat, kita juga akan menyusun buku 5 tahun Kota Pariaman sehingga semua pihak dapat membaca dan melihat perkembangan Kota Pariaman 5 tahun terkahir, “ ungkapnya.

Musrenbang merupakan forum antar pemangku kepentingan untuk menyempurnakan rancangan RKPD berdasarkan Rancangan Renja SKPD hasil pra Musrenbang Kota dan Musrenbang Kecamatan dengan memperhatikan RPJMD, Renstra SKPD serta kinerja pembangunan tahun sebelumnya dan tahun berjalan.

“Suksesnya pembangunan Kota Pariaman tidak terlepas dari kolaborasi yang kuat dari masyarakat, pemerintah dan swasta. oleh karena itu dibutuhkan aspirasi dari pemangku kepentingan sebagai variabel dalam penetapan program kualitas pembangunan yang berorientasi kepada pemenuhan dan pemerataan hak dasar masyarakat yang berkeadilan dan ber-kesinambungan untuk dituangkan dalam RKPD Kota Pariaman tahun 2024. Pada kesempatan ini, Pemko Pariaman   menghadirkan pakar nasional Mudrajat Kuncoro (guru besar UGM) untuk berbagi ilmu dalam pembangunan infrastruktur yang berdampak pada ekonomi dan pariwisata Kota Pariaman, “ tambahnya.

Baca Juga  Wako Pariaman Tebar Ribuan Benih Ikan Lele yang Dikelola BUMN Makmur Ampalu

Walikota berharap  Musrenbang ini  dapat menjadi media pembentukan komitmen seluruh stakeholders pembangungan dalam keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan dan pengawasan serta merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam tahapan penyusunan rancangan APBD. (agus)