MTsN 6 Tanah Datar Bertekad Raih Prestasi dalam PPKM

Kabid Penmad Syamsul Arifin bersama tim penilai PPKM dihadapan guru MTsN 6. (yusnaldi)

BATUSANGKAR – Jajaran MTsN 6 Tanah Datar bertekad meraih prestasi pada kegiaran PPKM (Program Penilaian Kepala Madrasah) tahun ini.

Pada program yang menjadi iven tahunan Kanwil Kemenag Sumbar ini kinerja dan aktifitas Kepala MTsN 6 H. Edi Mardafuly, MA. menjadi ukuran penilaiannya.

Tim Penilai, yang dipimpin Kabid Penmag Kanwil Kemenag Sumbar Syamsul Arifinn, bersama Ketua Tim Amrizal dan Anggota Abdulla Almudi, Fachrizal, Yesi Efrianti dan Arius berkunjung ke MTsN yang berada di pusat Batusangkar ini, Selasa (31/8).

“Pada MTsN berdiri tahun 1979 lalu itu disamping penguatan pelaksanaan PBM dan kualitas serta aktifitas siswa yang berjumlah 800 orang selama dua tahun lebih sejak mulai bertugas disini telah melakukan serangkaian pembenahan,” kata Edi Mardafuly.

Baca Juga  8 Fraksi DPRD Tanah Datar Sorot dan Pertanyakan Tiga Ranperda Usulan  Pemkab

Dikatakan, dalam mendukung program pendidikan madrasah ini telah dilakukan pembangunan hall terbuka cukup lebar, yang dipergunakan untuk shalat berjemaah, serta beragam kegiatan siswa dan guru.

Hall terbuka ini, katanya, menelan biaya Rp.300 juta lebih dibangun secara swadaya bersama pengurus komite.

“Pelaksanaan PPDB selamà dua tahun ajaran juga telah menerapkan sistem online. Hal ini sebagai bentuk perubahan yang dinilai selangkah lebih maju dalam menerapkan IT,” ungkap Edi Mardafuly yang menerima Satyalencana 20 pengabdian.

Ia juga berencana membangun kampus madrasah baru di tanah wakaf di kawasan Simpurut Batusangkar.

Sementara, Kabid Penmad H. Syamsul Arifin mengatakan penilaian kinerja kepala madrasah tersebut merupakan proses pengumpulan, pengelolaan, analisis dan interpretasi data dan melaksanakan manajemen pengembangan madrasah.

Baca Juga  Malam Grand Final Duta GenRe Tanah Datar 2024 Meriah

“Tujuan penilaian kinerja kepala madrasah untuk menjaring informasi dan pengambilan keputusan dalam penetapan efektif dan kurang efektifnya,” tandasnya.

Dikatakannya, dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas kinerja kepala madrasah, menghimpun informasi untuk pengembangan keprofesian berkelanjutan, menjamin objektivitas pembinaan melalui sistem pengukuran dan pemetaan kinerja, peningkatan karier, serta penghargaan lainnya dan menentukan nilai kinerja untuk penetapan angka kredit dan pengembangan keprofesian berkelanjutan.

Ia berharap dengan adanya PKKM tersebut akan berdampak sinigfikan terhadap peningkatan kompetensi pengembangan madrasah.

Kegiatan ini juga diikuti Kasubbag TU H. Yusmarli dan Kasi Penmad H. Helmi Zuldi juga dinilai tujuh kepala MTsN lainnya. (ydi)