MTsN 1 Kota Pariaman Targetkan Terima 252 Siswa Baru

  • Whatsapp
Kepala MTsN 1 Pariaman, Nur Eliwati. (kominfo)

PARIAMAN – Kendati Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Pelajaran 2020/2021 sekitar dua bulan lagi Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kota Pariaman telah menargetkan menerima 252 siswa untuk tujuh Rombongan Belajar (Rombel).

Hal ini diungkapkan, Kepala MTsN 1 Pariaman, Nur Eliwati, Rabu  (6/5) di Pariaman. Dikatakannya untuk PPDB dilakukan secara online pada link: gg.gg/formulirpdb2020mtsn1kotapariaman dimulai tanggal 4 s/d 30 Mei 2020.

Read More

“ PPDB online untuk MTsN 1 Kota Pariaman dimulai 4 s/d 30 Mei 2020 mendatang,“ ujarnya.

Secara umum adapun persyaratan untuk pendaftaran yaitu siswa kelas 6 Sd/MI/sederajat, usia paling tinggi 14 tahun pertanggal 1 Juli 2020, nilai rapor kelas 5 semester I, II dan kelas 6 semester I serta mampu sholat dan baca Alquran.

Selanjutnya, penerimaan siswa baru ini ada tes tertulis, wawancara dan praktik ibadah tetapi karena adanya wabah covid-19 tentu tidak bisa melakukan hal itu.

“ Namun nanti untuk kriteria lulus dilihat terlebih dahulu dari nilai dan kemampuan ibadahnya. Setelah itu, kita rangking menurut nilai yang tertinggi,“ imbuhnya.

Diungkapkan nya, sejak Senin (4/5) sudah ada yang mendaftar sebanyak 200 orang, dan biasanya setiap tahun sekolah ini peminatnya juga banyak dan semakin bertambah.

Berbeda dengan tahun lalu, untuk pendaftaran sekarang lebih lama dibandingkan tahun sebelumnya.

“Biasanya pendaftaran dibuka hanya seminggu namun tahun ini diberi waktu lebih panjang agar bisa mendaftarkan anak-anaknya untuk bisa masuk ke sekolah ini “, tuturnya.

Nur Eliwati juga menyampaikan untuk pengumuman lulus pada 6 Juni 2020 yang diinformasikan melalui alamat email, hp, WA dan sms.

“ Sedangkan untuk pendaftaran ulang mulai 8 s/d 13 Juni 2020 dengan syarat-syarat pendaftaran ulang yaitu fotocopy rapor kelas 5 semester I dan II, kelas 6 semester I, fotokopi Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran, PIP, PKH, KIS (jika ada) dan ijazah tahfiz Quran, ijazah MDA/keterangan mampu membaca Alquran. (agus)

Related posts