Padang  

Mobile Banking M2U, Platform Digital Payment Terbaik Indonesia

Pandemi Covid-19 yang melanda dunia umumnya dan Indonesia khususnya, telah memporak-porandakan mimpi 2020 yang banyak diramalkan sebagai langkah awal menapaki dunia 4.0. Beragam agenda harus diskedul ulang, bahkan tak sedikit yang dibatalkan.

Ekonomi menjadi mundur bahkan akhirnya masuk ke dalam jurang resesi. Semua disebabkan karena roda perekonomian tidak berjalan normal, karena menurunnya konsumsi rumah tangga yang selama ini menyokong roda perekonomian Indonesia.

Badan Pusat Statistik (BPS) seperti dikutip dari tagar.id, melansir data bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada sepanjang kuartal II/2020 mengalami kontraksi hebat hingga menyentuh level minus 5,32 persen. Capaian tersebut kontras dengan bukuan pada kuartal sebelumnya yang masih bertengger di level 2,97 persen.

BPS sendiri menyebut Komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (PKRT) dan Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) menjadi sumber utama terkontraksinya perekonomian Indonesia dengan catatan masing-masing negatif 2,96 persen dan 2,73 persen.

Padahal, struktur Produk Domestik Bruto (PDB) banyak disokong oleh kedua sektor ini. Konsumsi rumah tangga misalnya, memberi kontribusi lebih dari separuh PDB Indonesia dengan 57,85 persen. Diikuti kemudian PMTB sebesar 30,61 persen.

Apabila PDB pada kuartal II/2020 adalah sebesar Rp3.687,7 triliun, maka sumbangsih konsumsi rumah tangga mencapai Rp2.133,3 triliun. Artinya, konsumsi menjadi sektor yang sangat strategis dan jaminan untuk bisa memastikan bahwa roda perekonomian di republik ini tetap berjalan.

Bicara PKRT jelas erat kaitannya dengan uang. Dan adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) telah menyebabkan peredaran uang jadi tersendat. Masyarakat sendiri juga takut menggunakan uang tunai, karena disebut WHO bisa menjadi media tertular Covid-19. Bahkan WHO memperingatan agar segera berhenti menggunakan uang kertas untuk mencegah penularan Covid-19

Dikutip dari Hellosehat.com, penelitian menunjukkan kalau dalam selembar uang kertas membawa 3.000 jenis bakteri. Sedangkan bakteri pada recehan, menurut Shirley Lowe dari University of California, mempunyai jumlah bakteri yang hampir sama banyaknya dengan bakteri pada uang kertas.

Studi yang sudah dilakukan diketahui 18 persen dari koin yang digunakan dalam penelitian terdapat organisme yang termasuk patogen. Patogen adalah mikro-organisme yang berpotensi menyebabkan penyakit.

Sebagian besar bakteri yang ditemukan merupakan jenis yang biasa terdapat pada kulit manusia, dan sisanya mirip dengan bakteri yang ada dalam mulut.

Sementara penelitian untuk uang Dolar AS, telah terbukti memiliki pertumbuhan bakteri yang tinggi. Bahkan uang kertas AS bisa mengandung 10 mikroba bakteri per sentimeter persegi, lebih tinggi dari dolar Australia atau Selandia Baru.

Sebuah studi pada 2017 pada dolar AS yang beredar di New York menemukan DNA hewan peliharaan, jejak kokain, dan lebih dari seratus jenis bakteri yang berbeda dalam selembar uang kertas.

Rachel Graham, ahli epidemiologi di University of North Carolina mengatakan uang koin menularkan virus lebih baik daripada uang kertas. Pada dasarnya, semua jenis uang tunai adalah benda kotor karena terlalu banyak tangan yang telah menyentuhnya.

WHO menyarankan orang-orang untuk mencuci tangan setelah memegang uang tunai, karena virus corona dapat hidup pada permukaan uang selama beberapa hari.

Pindah ke E-Banking

Karena adanya ancaman Covid-19 pada uang kertas, maka dari sekarang mulailah menjadikan e-banking sebagai gaya hidup. Salah satu layanan e-banking terbaik yang ada di Indonesia adalah Maybank2u (M2U).

Baca Juga  Rumah di Alai Parak Kopi Hangus

M2U adalah layanan e-banking melalui internet untuk memungkinkan Nasabah melakukan transaksi kapanpun dan dimanapun. Maybank2u dilengkapi dengan lapisan keamanan ganda, untuk melindungi dan memberikan pelanggan sebuah transaksi yang sangat aman.

Banyak keuntungan yang didapatkan dengan memiliki Maybank2u, apalagi di tengah Pandemi Covid-19. Setelah Download M2U ID, maka langsung bisa melakukan Online Opening Account.

Wujudkan liburan atau rencana masa depan hingga melangkah ke Baitullah, biar nggak jadi wacana. Nabung rutin dengan Maybank Tabungan MyPlan dan MyPlan iB dimanapun dan kapanpun.

Berikutnya mendapatkan FREE MAX yakni bisa menikmati bebas biaya transfer antar bank (Online, SKN & RTGS), pembayaran tagihan & pembelian dengan Maybank Tabungan MAKSI dan MAKSI iB.

Selanjutnya bisa melakukan transfer. Mudahnya transfer antar rekening Maybank atau bank lainnya milik teman dan keluarga.

Tidak kalah pentingnya untuk pembayaran tagihan. Pembayaran tagihan secara instan. Mulai dari tagihan sehari-hari sampai dengan tagihan kartu kredit.

Dan yang paling penting saat masa Pandemi Covid-19, yakni kemudahan untuk beli pulsa dan paket data. Stay connected dengan tenang dan nyaman, karena sekarang sudah dapat membeli voucher prabayar dan paket data internet kapan saja.

Keuntungan berikutnya, top up e-Wallet. No wallet, no worry. Top-up Go-Pay, OVO, LinkAja & Paytren lebih mudah dan cepat.

Selanjutnya Quick Favourites. Bisa menyimpan transaksi rutin Kamu, bayar tagihan rutin lebih cepat dan praktis.

Layanan Banking 24 Jam. Maybank2u melayani selama 24 jam setiap hari. Memudahkan transaksi perbankan dengan mudah, dimanapun dan kapanpun.

M2U menjanjikan kemudahan akses. Satu user login dapat digunakan untuk mengakses Maybank2u dan M2U Maybank App Kamu.

Maybank2U juga memungkinkan nasabah bisa melakukan investasi. Nasabah bisa langsung transaksi Reksa Dana via M2U ID App.
Mulai dari Rp100 ribu bisa beli Reksa Dana sekali aja atau otomatis setiap bulan. Top up, jual dan cek portfolio, semua hanya dalam genggaman. Berbagai pilihan produk investasi Reksa Dana via M2U ID App.

Untuk informasi keamanan, Maybank ingin memastikan bahwa akun Kamu selalu dilindungi. Perangkat yang telah di root atau di jailbreak tidak dapat mengakses aplikasi ini.

Dengan app baru ini, dapat menghubungkan perangkat dengan Maybank2u, sehingga memberi jaminan bahwa hanya yang bersangkutan yang dapat mengontrol dan mengakses rekening, serta mengotorisasi transaksi.

Maybank2u dengan standar internasional untuk internet banking, Enkripsi kode keamanan 128 bit, bersertifikat Verisign dan mempunyai 2 jenis otentifikasi pengaman (Password dan SMS Token). Tersedia Autentikasi Biometric untuk M2U ID App.

Terkait issue keamanan karena internet adalah suatu media pertukaran informasi antara sistem web yang sesungguhnya sangat terbuka. Akses ilegal terhadap data mungkin saja terjadi.

Sebagai penyelenggara Internet Banking, Maybank mengambil berbagai langkah untuk meminimalisasikan resiko akibat pencurian ataupun akses ilegal.

Tindakan pencegahan yang diambil antara lain dengan penggunaan Digital ID Certificate/128-bit encryption. Semua informasi yang ditransfer antara komputer Anda dengan sistem Maybank2u dienkripsi menggunakan teknologi enkripsi 128-bit yang diprovide oleh verisign

Agar User ID dan Password tidak diketahui oleh pihak lain. Maka keduanya dibuat sendiri oleh nasabah. Untuk meningkatkan keamanan, jika melakukan kesalahan pengetikan password sebanyak 3 kali, maka secara otomatis account Maybank2u akan di-blok

Baca Juga  Warga Alai Parak Kopi Ditemukan Meninggal di Kamar

Untuk SMS Token Token diperlukan setiap melakukan transaksi finansial. Maybank memiliki Firewall, sebagai pagar yang mencegah akses illegal ke jaringan perbankan, Maybank2u dilengkapi firewall yang mengitari sistem.

M2U juga memiliki antivirus, sebuah program yang berguna untuk menemukan virus pada harddisk dan menghilangkannya. Kebanyakan antivirus program mempunyai fitur – fitur seperti update otomatis yang berguna untuk memeriksa jenis – jenis virus baru yang ada, sehingga bila ditemukan virus tersebut langsung dihilangkan.

Sementara fasilitas auto logout, memungkinkan 15 menit auto logout system akan otomatis logout account, jika dalam waktu 15 menit tidak ada aktifitas user.

Untuk SMS Token, 3 kali invalid login atau SMS Token akan auto block system akan otomatis memblok User ID, Password atau SMS Token Kamu setelah 3 kali melakukan kesalahan login (username / password atau SMS Token)

Antisipasi keamanan menggunakan pendekatan teknologi, tidak akan berjalan sempurna tanpa peran serta nasabah untuk senantiasa menjalankan prinsip kehati-hatian pada waktu bertransaksi.

Nasabah harus menjaga kerahasiaan password, sekalipun terhadap staff di Maybank. Jaga kerahasiaan TAC (SMS Token), jangan menginformasikan isi SMS Token kepada orang lain.

Pastikan bahwa Kamu telah melakukan logout setelah selesai menggunakan Maybank2u. Hindari mengakses Internet Banking melalui komputer milik Publik, terutama di Warnet, karena mungkin saja terdapat program “keyboard tabbing” yang akan membaca dan menyimpan User ID dan Password Kamu.

Pastikan komputer yang Kamu gunakan bebas virus dengan melakukan up date personal antivirus dengan versi terbaru. Hindari mendownload file yang tidak jelas judul dan sumbernya, selalu aktifkan kunci smartphone Kamu agar tidak bisa diakses orang lain

M2U Sebagai Gaya Hidup

Agar M2U menjadi bagian gaya hidup bangsa Indonesia, maka Maybank harus lebih giat lagi mempromosikan M2U. Paling cepat dengan memancingnya berupa pemberian hadiah bagi setiap transaksi dengan M2U.

Caranya bisa dengan akumulasi poin ataupun undian pada setiap Hari Ulang Tahun Maybank. Untuk akumulasi poin, diisyaratkan bagi nasabah agar rajin bertransaksi dengan M2U.

Makin banyak transaksi, maka makin banyak poin yang didapatkan. Jika dia berhasil merekomendasikan M2U bagi keluarga atau sahabat dekat, dia mendapatkan tambahan poin, sehingga makin dekat dengan hadiah yang dijanjikan setelah poinnya tercapai.

Sementara dengan cara undian HUT Maybank, tentu bisa dengan pemberian nomor undian setiap transaksi dengan M2U. Makin banyak transaksi, maka makin banyaklah nomor undian yang didapatkan.

Jika masyarakat sudah terbiasa menggunakan M2U alias sudah menjadi gaya hidup, maka tidak apa program poin dan undian ditiadakan. Meski begitu, melanjutkan program poin dan undian dengan hadiah yang makin menarik, tentu satu pilihan yang lebih baik, agar nasabah tak tergiur pindah pada kompetitor yang meluncurkan program serupa.

Dengan demikian, M2U akan menjadi bagian gaya hidup. Nasabah dengan sendirinya tidak akan melepaskan diri dari usaha untuk mendapatkam hadiah-hadiah yang telah dijanjikan. Maka M2U sukses memanen keuntungan dari hasil kerja keras yang telah ditanam. (*)

 

Hendri Nova
Wartawan topsatu.com