Padang  

Maut di Gunung Sarik, Seorang Pria Tewas Ditusuk Kerabat Sendiri

PADANG – Insiden berdarah terjadi di kawasan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat, pada Selasa (28/4/2026) siang. Seorang pria bernama Hari Zanto tewas setelah terlibat cekcok dengan pelaku berinisial A yang masih memiliki hubungan kekerabatan.

Kasubnit Opsnal Satreskrim Polresta Padang, Ipda Ryan Fermana, menjelaskan bahwa peristiwa bermula dari perselisihan terkait jadwal jaga malam dan aktivitas memasukkan barang di sebuah proyek di wilayah tersebut.

“Pada Selasa siang telah terjadi tindakan penganiayaan yang menyebabkan meninggalnya orang lain di kawasan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji,” ujarnya.

Kejadian berlangsung sekitar pukul 12.15 WIB di Jalan Gurun Panjang, Kelurahan Gunung Sarik. Saat itu, pelaku mendatangi rumah korban dan sempat berbincang di teras. Namun percakapan berubah menjadi ketegangan setelah keduanya saling melontarkan ucapan bernada emosional.

Baca Juga  Budi Syahrial Ingatkan Pemko Kaji Ulang Penyelenggaraan GSNA 2021

Situasi semakin memanas ketika pelaku mengeluarkan sebilah pisau dari pinggangnya. Korban sempat berusaha menenangkan keadaan sambil menghindar dan melarikan diri. Namun nahas, korban tersandung kursi hingga terjatuh terlentang.

Memanfaatkan kondisi tersebut, pelaku langsung menusukkan pisau ke bagian perut korban. Meski sempat bangkit dan mencoba menyelamatkan diri, korban kembali terjatuh sekitar 10 meter dari lokasi awal akibat luka serius yang dideritanya.

Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit oleh seorang saksi, Nur Erni Yusnita (48). Namun sekitar pukul 13.30 WIB, pihak medis menyatakan korban meninggal dunia akibat luka robek di bagian perut.

Usai kejadian, pelaku sempat melarikan diri. Polisi kemudian melakukan pendekatan kepada keluarga pelaku agar yang bersangkutan bersedia menyerahkan diri.

Baca Juga  Tertarik dengan Kaliandra dan Ikan Bilih, Peserta Penas Petani dan Nelayan ke-XVI Kunjungi Semen Padang

“Setelah dilakukan pendekatan, pihak keluarga akhirnya bersedia membawa pelaku ke Polresta Padang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” kata Ryan.

Pada malam hari, pelaku akhirnya menyerahkan diri melalui keluarganya dan diantar ke pihak kepolisian. Dari keterangan awal, pelaku mengaku tidak menyangka tindakannya akan berujung pada kematian korban.

Kasus ini telah tercatat dalam laporan polisi dengan dugaan tindak pidana penganiayaan berat yang mengakibatkan kematian. Penanganan perkara kini dilimpahkan ke Polsek Kuranji karena lokasi kejadian berada di wilayah hukumnya.

Polisi masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara menyeluruh rangkaian peristiwa tersebut. (arf)