Masyarakat Was-was Tertular Covid-19, Kunjungan ke Puskesmas di Dharmasraya Menurun

  • Whatsapp
Tim medis tengah melakukan kegiatan swab test. (ist)

DHARMASRAYA – Hantaman Pandemi- Covid- 19 menimbulkan rasa was- was di lingkungan masyarakat. Awal virus corona menyebar luas, mengakibatkan kunjungan pasien di Puskesmas Sungai Dareh, Kecamatan Pulau Punjung,  Kabupaten Dharmasraya menurun hingga mencapai 50 persen.

Kepala Puskesmas Sungai Dareh, Muliati, SKM.M.Kes,  mengatakan, penyebab turunnya kunjungan pasien lantaran timbulnya rasa was- was  atau rasa ketakutan tertular Covid- 19, dan pasien pun memilih menahan diri untuk tidak periksa kesehatan karena cemas terpapar. Masyarakat juga beranggapan Puskesmas juga melayani pasien- pasien positif Covid-19. Mendengar positif ini, timbulah rasa takut.

Bacaan Lainnya

Alasan lain masyarakat enggan ke Puskesmas adalah, mereka berfikir lebih baik mencari upaya pengobatan sendiri, ketika mereka dihinggapi penyakit batuk pilek, atau demam biasa.

“Sebelum Covid-19 merebak ke Dharmasraya, jumlah pasien yang datang ke sini mencapai 100 orang per harinya. Kini, hanya 30 sampai 50 pasien saja,” ungkap Muliati, SKM.M.Kes, Rabu (13 /1).

Lanjut Muliati, ketika keluar aturan pemerintah tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB) pihaknya pun juga menyarankan kepada masyarakat untuk tidak keluar rumah atau menahan diri jika tidak ada hal- hal penting. Ketika mengalami sakit biasa atau tidak menunjukkan gejala Covid-19 sebaiknya mencari aternatif sendiri dengan membeli obat di apotik sesuai penyakit yang dialami. Dan bila menunjukkan gejala Covid-19 secepatnya bawa ke Puskesmas atau ke Rumah Sakit untuk dilakukan rapid test atau swab test.

“Minum air putih yang cukup, minuman ramuan tradisional seperti jahe dan ramuan penghangat tubuh, vitamin serta menerapkan pola kebiasan hidup baru, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak merupakan salah satu altenatif pencegah paparan virus corona,” terangnya.

Muliati menambahkan, Puskesmas Sungai Dareh, Kecamatan Pulau Punjung juga melayani pasien luar wilayah jangkauan Puskesmas setempat. Hal adalah  bentuk pelayanan prima kepada seluruh warga Dharmasraya.

“Kami pun melayani rapid test dan swab test bagi masyarakat. Silakan datang ke Puskesmas ini,” katanya.

Dalam rangka pencegahan penyebaran Covid- 19, tambah Muliati, pihaknya turun langsung  kepalangan guna memberikan edukasi kepada keluarga pasien yang pernah terpapar covid, dan masyarakat pada umumnya. Edukasi ini  tentang protokol kesehatan 3M. Tujuan edukasi ini  untuk menghilangkan trauma keluarga pasien Covid- 19 dan ketakutan masyarakat.

“Edukasi ini sangat penting untuk menghilangkan kekhawatiran berlebihan,” ulasnya.

Muliati berharap masyarakat patuh terhadap aturan yang dikeluarkan pemerintah berupa menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari- hari. Mengkomsumsi vitamin, sayur manyur dan makanan bergizi.

” Kita sama- sama berdoa, semoga Pandemi Covid-19 ini cepat berlalu,” pungkasnya. (roni)

Pos terkait