Masyarakat Jorong Kampai, Berharap Ada Penambahan Aspal Jalan

Limapuluh Kota – Masyarakat Jorong Kampai, Nagari Sitanang, Kecamatan Lareh Sago Halaban, berharap ada penambahan aspal untuk akses jalan yang dilalui masyarakat. Selain itu, irigasi yang dibangun dengam dana APBNag, masih belum mencukupi untuk kebutuhan petani. Apalagi persoalan pupuk juga sangat menghantui para petani. Untuk itu, diharapkan dengan bantuan dari bupati, agar kebutuhan irigasi untuk mengairi lahan pertanian masyarakat bisa terpenuhi.

Walinagari Sitanang Ardison Dt. Tulahir, menyampaikan hal itu dihadapan bupati. Dirinya mengatakan, bahwa mayarakat memang mempercayakan segala keluh kesah dan aspirasi terkait nagari dan jorong yang akan disampaikan kepada kepala daerah kepada dirnya. Makanya pada kesempatan bupati hadir di Masjid Al-Ihsan, Selasa (28/3) malam, dirinya menyapaikan aspirasi masyarakat itu.

“Sekedar pak bupati ketahui, bahwa di nagari yang ia pimpin jumlah rumah ibadah terdiri 6 masjid dan 17 mushala. Baik masjid maupun mushala saat ini hampir semuanya butuh renovasi. Selain itu jalan yang dilalui masyarakat juga butuh perbaikan serta irigasi yang kurang memadai, walau sudah dibangun dengan dana APBNag,” ujarnya.

Baca Juga  Laga Ketat Tanpa Gol di Sago Team Cup, Muaro Lakin Kalahkan Simpati FC di Adu Penalti

Selain itu, walinagai ini juga menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Limapuluh Kota, pada priode kepemimpinan Safaruddin Dt. Bandaro Rajo. Selain itu, juga disampaikan permasalahan-permasalahan lain yang dihadapi oleh masyarakatnya. “Kami masyarakat Nagari Sitanang menyampaikan terima kasih kepada pak bupati, karena sudah banyak kue pembangunan yang ditebarkan disini. Seperti pembangunan irigasi, pengaspalan jalan dan lain sebagainya. Namun, masih ada ruas jalan dan jembatan yang perlu ditingkatkan kapasitasnya,” tambah Ardison.

Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo, pada kesempatan itu, menampung semua persoalan yang disampaikan itu. Menurutnya, masalah pupuk mahal dan langka, tentu tidak bisa bupati menyelesaikan secara langsungkarena butuh kajian khusus dan mendalam. Tapi dirinya akan membentuk tim kajian untuk menyelesaikan persoalan ini.

Selain itu, bupati juga menyampaikan permasalahan kemiskinan ekstrim dan stunting. Yang juga merupakan agenda nasiona dimana saat ini tengah terjadi di negara ini. Untuk itu, kedua persoalan tersebut merupakan tanggung jawab bersama guna menguranginya angkanya.

Baca Juga  Peduli Pembangunan di Nagari Situjuh Batua, Nevi Zuairina Dapat Penghargaan

“Kami di pemerintah kabupaten diinstruksikan oleh pemerintah pusat untuk mengurangi angka, baik kemiskinan ekstrim maupun stunting. Untuk itu, tugas kita bersama melakukannya. Karena tanpa kepedulian bersama mustahil hal itu saya kerjakan sendiri. Terkait persoalan lainnya, nanti akan kami bicarakan dengan tim teknis,” ucapnya, selaku ketua dihadapan masyarakat dan Tim 1 Safari Ramadhan Kabupaten Limapuluh Kota malam itu.

Diakhir pertemuan dengan jemaah itu, bupati menyerahkan bantuan sebesar Rp20 juta untuk masjid. Begitupun Baznas dan Tim Safari Ramadhan Nagari Sitanang, juga memberikan bantuan untuk masjid Al Ihsan ini. Untuk pengajian malam itu, disampaikan oleh Uztad Asra Chan, yang juga ketua MUI Limapuluh Kota. 207