BATUSANGKAR – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Universitas Negeri Padang (UNP) 2026 di Nagari Batu Basa, Kecamatan Pariangan, Kabupaten Tanah Datar, mengusung Digitalisasi UMKM sebagai program unggulan dalam upaya mendukung pengembangan potensi ekonomi masyarakat.
Program yang dilaksanakan selama masa KKN, mulai 6 Juli hingga 6 Agustus 2026, ini bertujuan membantu memperkenalkan produk-produk unggulan Nagari Batu Basa kepada masyarakat yang lebih luas melalui pemanfaatan media digital.
Berdasarkan hasil observasi, Nagari Batu Basa memiliki beragam produk UMKM yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan, seperti batu bata, kipang, kipang mie, dakak-dakak, sanjai kuning, rakik maco, rakik kacang, dan kembang loyang. Produk-produk tersebut merupakan hasil usaha masyarakat yang memiliki cita rasa dan karakteristik khas daerah serta berpotensi menjadi produk unggulan Nagari Batu Basa. Namun, promosi yang selama ini dilakukan masih didominasi secara konvensional sehingga jangkauan pemasarannya belum optimal. Berangkat dari kondisi tersebut, mahasiswa KKN berinisiatif mendata pelaku UMKM, mendokumentasikan produk unggulan, serta mempublikasikannya melalui akun Instagram @umkm.nagaribatubasa sebagai media promosi digital yang dapat diakses oleh masyarakat luas.
Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya membuat dokumentasi berupa foto dan video produk, tetapi juga menyusun informasi mengenai profil usaha, proses produksi, serta keunggulan masing-masing UMKM sehingga masyarakat dapat mengenal produk-produk lokal Nagari Batu Basa dengan lebih mudah. Kehadiran media sosial tersebut diharapkan menjadi etalase digital yang mampu membantu pelaku UMKM memperluas jangkauan promosi, meningkatkan daya tarik produk, serta membuka peluang pasar yang lebih luas, baik di dalam maupun di luar Nagari Batu Basa.
Selama pelaksanaan program, mahasiswa membangun komunikasi secara langsung dengan para pelaku usaha untuk menggali informasi mengenai produk yang dipasarkan. Proses ini menghadirkan tantangan tersendiri karena sebagian pelaku UMKM masih belum terbiasa tampil di depan kamera serta merasa canggung saat proses dokumentasi. Selain itu, perbedaan gaya komunikasi menyebabkan proses wawancara memerlukan pendekatan yang lebih santai dan akrab agar informasi yang dibutuhkan dapat diperoleh dengan baik. Meskipun demikian, seluruh proses dapat dilaksanakan dengan lancar berkat kerja sama yang baik antara mahasiswa dan masyarakat.
Hingga akhir masa KKN, pelaku UMKM yang menjadi sasaran program telah berhasil didata dan dipublikasikan melalui akun Instagram @umkm.nagaribatubasa. Berbagai produk lokal, mulai dari batu bata hingga aneka makanan khas Nagari Batu Basa, kini memiliki wadah promosi digital yang dapat diakses oleh masyarakat luas. Para pelaku UMKM menyambut baik program tersebut dan berharap media promosi yang telah dibangun dapat terus dimanfaatkan sehingga produk-produk unggulan Nagari Batu Basa semakin dikenal, mampu menjangkau konsumen dari luar daerah, serta memberikan dampak positif terhadap perkembangan usaha mereka.
Mahasiswa KKN UNP juga melaksanakan berbagai program pendukung sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Di bidang pendidikan, mahasiswa menyelenggarakan Kelas Sore sebagai pendampingan belajar bagi anak-anak melalui kegiatan penguatan materi pelajaran, bantuan mengerjakan tugas sekolah, serta permainan edukatif. Walaupun pelaksanaannya menghadapi tantangan karena jadwal sekolah dan kegiatan mengaji peserta yang cukup padat, program ini tetap mendapat sambutan positif dari anak-anak, orang tua, maupun guru karena dinilai membantu meningkatkan semangat belajar.
Mahasiswa juga aktif berkolaborasi dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial, kesehatan, dan olahraga. Kegiatan tersebut meliputi Senam Pagi bersama ibu-ibu PKK, Sosialisasi Pencegahan Malaria untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan lingkungan, Gotong Royong Nagari, serta Pemasangan Reflektor Jalan di beberapa titik yang minim penerangan guna meningkatkan keselamatan pengguna jalan pada malam hari. Selain itu, mahasiswa membangun Gapura Selamat Datang sebagai upaya memperindah salah satu jorong serta menyelenggarakan Fun Match dan Turnamen Takraw yang berhasil menarik antusiasme masyarakat dan menjadi ajang mempererat silaturahmi antarwarga.
Melalui rangkaian program tersebut, mahasiswa KKN UNP berharap kehadiran mereka tidak hanya memberikan manfaat selama masa pengabdian berlangsung, tetapi juga meninggalkan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat. (r)












