Macet Panjang di Koto Baru Mobil Terbalik di Jalur Altenatif

oleh -5.042 views
Macet- Ratusan mobil terjebak kemacetan menjelang Pasar Koto Baru dari arah Padang, Senin (3/6) siang. Hirval

TANAH DATAR-Kemacetan panjang kembali terjadi di jalur Padang – Bukittingi, Senin(3/6) siang, di daerah Koto Baru Kabupaten Tanah Datar. Kemacetan diperparah adanya mobil barang yang terbalik di jalur alternatif melalui daerah Pandai Sikek.

Pantauan Singgalang, Senin siang, keramaian di Pasar Koto Baru karena aktifitas jual beli mengakibatkan terjadinya macet panjang. Pengendara yang berpergian dari arah Padang ke Bukittinggi telah merasakan kemacetan semenjak daerah Aia Angek. Dari arah berlawanan kendaraan telah mengular mulai dari daerah dekat Pasar Amor Kabupaten Agam .
Guna mengurai kemacetan, pihak kepolisian dibantu aparat Dinas Perhubungan Kabupaten Tanah Datar sempat mengalihkan pengendara arah ke Bukittinggi yang menggunakan mini bus dan sejenisnya untuk melalui jalan alternatif melewati daerah Pandai Sikek. Hanya bus dan mobil besar yang dibiarkan melewati jalan di depan Pasar Koto Baru.
Sayangnya, keefektifannya usaha itu tidak bertahan terlalu lama. Sekitar pukul 11. 00 WIB, pengemudi yang melewati jalur alternatif itu harus rela berbalik arah karena jalur tersebut tersumbat. Satu unit mobil barang rebah kuda di tengah jalan. Alhasil, jalur alternatif yang sempit itu menjadi tertutup. Kemacetan baru pun terjadi.

Kondisi itu memaksa pihak berwenang membiarkan lagi kendaraan mini bus arah ke Bukittingi kembali lewat di jalan depan Pasar Koto Baru. Agar tidak terjadi kemacetan yang lebih parah lagi aparatpun memberlakukan sistem buka tutup pada jalur itu.

“Kemacetan parah yang terjadi di daerah Pasar Koto Baru ini sudah merupakan permasalahan yang sudah berlangsung bartahun-tahun. Sayangnya, kita belum melihat solusi nyata dari permasalahan ini. Untuk itu, kita berharap pihak berwenang segera berinovasi untuk menyelesaikan masalah ini,” ujar Habib, salah seorang pengemudi yang terjebak kemacetan. (hirval)

 

Loading...