Padang  

Lubang Menganga di By Pass Ancam Pengendara

PADANG – Tambal sulam jalan By Pass Padang meninggalkan lubang menganga di sejumlah titik. Kondisi itu meneror pengendara yang lewat, bahkan satu minibus sudah jadi korbannya
Lubang bekas galian itu sudah ada sejak Senin (10/12).

Menurut warga Sungai Sapiah, Kuranji, Padang, Andre, hari pertama lubang itu ada sudah tiga kali kecelakaan.

“Lubangnya sejak Senin. Selasa malam-nya ada dua angkot yang jadi korban. Ada yang terpuruk ke dalam lubang ada yang terpental, hingga ban depannya menyangkut ke median jalan. Yang paling parah terjadi Rabu (12/12) malam, karena empat dari tujuh orang yang ada dalam minibus dilarikan ke rumah sakit, sementara yang tiga lagi luka ringan,” sebutnya, Kamis (13/12).

Sejak adanya jalur dua By Pass katanya sudah ima kali perbaikan di jalan sekitar daerahnya. Menurutnya, perbaikan jalan itu terbilang asal-asalan. “Ditambal Senin, Jumat sudah berlubang lagi, “ungkapnya.

Pantauan Singgalang, pada kilometer 17 dekat pejual tanaman hias, ada lima lubang. empat dari lima lobang itu bekas timbunan sebelumnya. Masih di km 17, tak jauh dari pedagang tanaman hias, di depan Kalis Knalpot juga terdapat 4 lubang menganga. Lagi lagi lubang itu bekas timbunan sebelumnya. Sebelum Simpang Lubuk Minturun juga ada satu lubang.

Kemudian di simpang Masjid Al Hijrah Koto Tuo, Koto Pulai, Koto Tangah juga terdapat satu lobang bekas timbunan. Hingga kilometer 21 terdapat kurang lebih tujuh lubang. Ada yang di tengah jalan, dan di pinggirnya. Kondisi ini diperparah dengan tidak adanya penerangan jalan.

Menanggapi itu Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Padang segera tuntaskan pekerjaan tersebut. “Saya baru dapat informasi ada kecelakaan karena pekerjaan itu, nanti PPK-nya (pejabat pelaksana kegiatan) saya panggil,”sebut Kepala BPJN Padang, Aidil Fiqri, Kamis (13/12). (rahmat)