Longsor di Kiliranjao, Padang – Dharmasraya Terganggu

  • Whatsapp
Akibat longsor, Jalinsum Padang - Darmasraya KM 170 dan Sumbar - Riau KM 2 Di Kamabg Baru, Kabupaten Sijunjung, lumpuh dua jam lebih. (syaiful)

MUARO SIJUNJUNG – Akibat tingginya intensitas curah hujan sejak Senin (20/1) sampai sore sampai Selasa (21/1) pagi di Kabupaten Sijunjung, mengakibatkan lonsor dan banjir bandang. Longsor terjadi  di daerah Kiliranjao, Kecamatan Kamang Baru, Kabupaten Sijunjung. Laporan sementara tidak ada korban jiwa .

Kapolres AKBP Driharto melalui Paur Humas Iptu Nasrul, Selasa (21/1), hujan mengakibatkan tanah longsor dan banjir bandang di beberapa tempat. Kondisi terparah tertutupnya akses jalan lintas sumatera (Jalinsum), kilometer 170, Padang – Darmasraya, tepatnya di Kenagarian Muaro Takung, Kecamatan Kamang Baru.

Bacaan Lainnya

Longsor memporakporandakan 1 rumah milik drh. Kenedi. Tragisnya rumah permanen itu pindah ke tengah Jalinsum. Tak ayal jalur jalan nasional itu tertutup dua arah.

Selain rumah dan material tanah gunung menutup jalan, ruas Jalinsum KM 2 Sumbar – Riau, di Jorong Batang Talang, Kenagarian Muaro Takung, Kecamatan Kamang Baru, juga tertutup material, dan akses Sumbar – Riau dan Padang – Dharmasraya lumpuh, sejak pukul 06.30.

Banjir bandang juga melanda kawasan Sungai Tambang dan sebelas nagari yang ada di Kamang Baru.” Air bah melanda areal pertanian dan jalan utama di Sungai Tambang, air mencapai ketinggian hampir satu meter,” terang Nasrul

Melihat kondisi itu Kapolres bersama BPBD, Kodim 0310/SSD dan instansi terkait bersama masyarakat, melakukan upaya penyelamatan dan pengamanan jalan. Selain goro bersama, PUPR dan BPBD Kabupaten setempat mendatangkan alat berat untuk membuang material longsor dari badan Jalan. Begitu material selesai di singkirkan, terlihat Kasat Lantas bersama jajaran terlihat sibuk mengatur lalu lintas.

“Alhamdulillah pukul 09.00 WIB, arus lalu lintas di lokasi sudah normal seperti biasa, namun kita menghimbau agar masyarakat dan pengguna jalan harus hati hati dan tetap waspada,” sambung Kasat Lantas. (syaiful)

Pos terkait