Longsor, Akses ke Muara Labuh Terputus Enam Jam

oleh
Jalan Solok ke Muaralabuh dikawasan jorong Cubadak Nagari Aie Dingin tertimbun longsor hingga memutus arus lalu lintas selama 6 jam, Sabtu (8/12). (ist)

AROSUKA – Akses jalan raya dari Lubuk Selasih Kabupaten Sokok menuju Muara Labuh Solok Selatan dan sebaliknya ditimbun longsor sejak pukul 02.30 Wib, Sabtu (8/12) dini hari.

Longsor terjadi akibat hujan deras yang terjadi sepanjang Jumat (7/12), membuat tebing tanah yang memagar jalan di kawasan Jorong Cubadak Nagari Aie Dingin, Kecamatan Lembah Gumanti meluber hingga menimbun basan jalan. Akibatnya, transportasi dari Muara Labuh ke ke Alahan Panjang Kabupaten Solok praktis tertutup.

Kejadian longsor diketahui Sabtu (8/12) dinihari tadi sekitar pukul 02.30 Wib.
Akibat longsor ini, Arus lalu lintas sempat macet total. Antrian kendaraan mencapai lebih kurang 5 kilometer dari dua arah jalan.

Pengguna jalan raya yang mengaku pulang dari Muara Labuh Solok Selatan menuju Solok, Yusri Dt. Ampang Limo bersama Dt. Rajo Nan Sati dan Ampang Limo Sati harus menunggu hingga pagi untuk melewati jalan tersebut.

“Kami dari Muara Labuh terkurung sejak subuh tadi,” ujarnya.

Sekurangnya sekitar 50 meter badan jalan provinsi itu ditimbun ditimbun material longsor.

“Ketinggian longsor mencapai 2 hingga 3 meter,” kata Kapolres Solok AKBB Ferry Irawan melalui Iptu Amin Nurasyid.

Pihaknya ikut berjaga jaga di lokasi kejadian menetralisir arus lalulintas, sementara alat berat terus bekerja membersihkan lumpuran yang menutupi jalan. Sampai pukul 08.00 Wib pagi, arus lalu lintas masih belum normal.

Sejumlah petugas kepolisian harus bekerja keras membantu mengurai kemacetan jalan yang mengular cukup panjang.

Dengan bantuan alat berat yang segera diturunkan untuk membersihkan material longsor, sekitar jam 09.00 Wib arus lalu lintas mulai normal kembali.

” Jalan arah ke Muara Labuh dan sebaliknya pukul 10.00 Wib sudah bisa lewat kembali ,” sebu Kasi Pemerintahan Nagari Aie Dingin Supri Ardi. (rusmel)

Loading...