Agam  

Lokakarya 7 Guru Penggerak Panen Hasil Karya di Agam

Kadis Pendidikan Agam Isra memberikan sambutan pada lokakarya 7 Pendidikan Guru Penggerak angkatan ke 4 di SMPN 1 Padang Lua. (Asrial Gindo)

BUKITTINGGI – Balai Guru Penggerak (BGP)  Sumatera Barat  menggelar lokakarya 7, pendidikan guru penggerak angkatan  4 di Kabupaten Agam, Minggu (15/10).

Kegiatan  yang mengangkat tema “Panen Hasil Karya”, Calon Guru Penggerak Kabupaten Agam itu dipusatkan  di SMPN 1 Padang Lua Kecamatan Banuhampu, Kabupaten Agam.

Acara yang dibuka Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Agam, Isra itu dihadiri Ketua BGP Sumbar.Atos Hendra dan kepala Cabang Dinas wilayah I Dinas Pendidikan Sumatera Barat.

Pada kesempatan itu Isra menyatakan  pihaknya sangat mendukung kegiatan lokakarya penggerak angkatan.  Apalagi dalam kegiatan itu dipamerkan hasil karya calon guru penggerak.

Baca Juga  Ninik Mamak Anggota KAN Pasia Laweh Palupuh Musbang, Ini Kata Bupati.

Dikatakannya, setelah melihat hasil karya dari calon guru penggerak itu pihaknya yakin menarik bagi anak anak di sekolah karena tidak  membosankan sehingga akan  terwujud pembelajaran yang menyenangkan dan target terwujudnya profil pendidikan pancasila itu akan dapat tercapai.

Karena itu hasil karya dari masing masing calon guru penggerak itu harus  didukung oleh kepala sekolah maupun walimurid.

Sementata Ketua Balai Guru Penggerak (BGP) Atos Hendra menyampaikan bahwa  Lokakarya 7 dilaksanakan serentak di 7 daerah di Sumatera Barat. Ketujuh daerah itu antara lain di 50 Kota, Pesisir Selatan. Kabupaten Agam, Kabupaten Solok, Padang Pariaman, Tanah Datar, Padang Pariaman dan Kota Padang.

Baca Juga  Kasus Covid-19 Melonjak, Bupati Kunjungi Rumah Isolasi Mandiri Pasia Laweh

Khusus untuk Agam diikuti sebanyak 61 peserta dari calon guru penggerak dan 10 pengajar praktik.

Dijelaskanya, tujuan dari lokakarya itu agar calon guru penggerak mampu menjelaskan evaluasi program yang dibuat di lokakarya 6.

Selain itu calon guru penggerak juga mampu menjelaskan hasil praktik baik di lingkungan belajar sekolah dan mampu menyatakan ide untuk program selanjutnya.

Kegiatan lokakarya dengan tema panen hasil karya itu berlangsung selama 2 hari.

“Rencana kita lokakarya itu akan  dilaksanakan sampai angkatan 9 hingga November 2022 mendatang,” ujarnya. (gindo)