Litbangkes RI Lakukan Supervisi Kegiatan Puldat SDSG

  • Whatsapp

PARIK MALINTANG – Padang Pariaman satu dari tujuh kabupaten dan kota di Sumbar yang terpilih sebagai lokasi khusus yang dikunjungi Tim Badan Litbangkes RI dan Tim PJO Kegiatan SDSG Dinkes Sumatera Barat, Kamis (26/11/2020).

Enam kabupaten lainnya yang dapat perlakuan khusus itu, adalah Kabupaten Agam, Limapuluh Kota, Kabupaten Solok, Sijunjung, dan Kabupaten Dharmasraya. Rombongan itu langsung diterima Kepala Dinas Kesehatan Padang Pariaman Yutiardy Rivai.

Kunjungan Tim Litbangkes RI, adalah untuk melakukan supervisi proses kegiatan Puldat SDSG yang telah dilakukan sejak 21 November lalu di Nagari Kapalo Koto, Kecamatan Nan Sabaris.

“SDSG merupakan studi pelaksanaan pemantauan pertumbuhan balita dan determinan status gizi pada masa pandemi covid-19 dengan protokol kesehatan,” kata Yutiardy Rivai.

Menurut dia, secara umum kegiatan SDSG ini bertujuan mengetahui gambaran pelaksanaan pemantauan pertumbuhan balita. “Tujuan khusus kegiatan ini, adalah mendapatkan informasi tentang perilaku pemantauan pertumbuhan (frekuensi, alasan dan tempat) penimbangan BB, pengukuran PB/TB, dan LiLA pada masa pandemi COVID-19,” katanya.

Kemudian, lanjutnya, memperoleh informasi mengenai determinan status gizi balita (pola konsumsi pangan, pola penyakit infeksi, perilaku imunisasi, akses ke pelayanan kesehatan, kondisi ekonomi keluarga, dan kondisi sanitasi dan lingkungan) pada masa pandemi cOVID-19.

Kepala Kapuslitbangkes RI Sugianto sangat senang dan mengapresiasi dukungan penuh Kepala Dinas Kesehatan Padang Pariaman yang telah memfasilitasi sarana prasarana dalam kegiatan SDSG ini.

Saat turun ke lokasi BS, Kapuslitbangkes dan tim melihat langsung proses Puldat kepada enumerator. Tim enumerator yang telah diseleksi jauh sebelum kegiatan dilaksanakan, enumerator yang diseleksi adalah tenaga gizi berpengalaman dan berlatar belakang pendidikan gizi (D3 Dan S1 Gizi). Setiap enumerator difasilitasi Kadinkes dengan APD saat melakukan kunjungan rumah responden, tentu untuk mencegah penularan covid.

Kegiatan Supervisi ini juga didampingi Kabid Kesmas Dinkes Padang Pariaman, Nurhayati sebagai PJO kabupaten, pengelola program PJAL dalam kegiatan SDSG. Semua enumerator, TPG, PJAL, PJO sebelum turun ke lapang dilakukan rapid test dan swab sebnyak dua kali yang difasilitasi Dinkes Padang Pariaman. (damanhuri)

Pos terkait