Lima Tenaga Medis Terpapar Covid-19, Puskesmas Lubuk Alung Ditutup

  • Whatsapp

PARIKMALINTANG – Pelayanan di Puskesmas Lubuak Aluang, Kabupaten Padang Pariaman, ditutup untuk sementara waktu, menyusul terpaparnya lima tenaga medis di Puskesmas itu oleh virus corona.

Perihal penutupan Puskesmas Lubuak Aluang tersebut dibenarkan Kepala Dinas Kesehatan Padang Pariaman. Yutiardi Rivai. “Ya, benar, buat sementara pelayanan bagi masyarakat kita alihkan ke Puskesmas-puskesmas terdekat,” katanya, Kamis (12/11).

BACA JUGA

Dikatakan Yutardi, penutupan sementara Puskesmas Lubuak Aluang dilakukan karena ada lima orang tenaga medisnya yang terpapar Corona Virus Disease (Covid-19).

“Dan, sekarang kita tengah menunggu hasil tes swab terhaap petugas yang lainnya,” ujarnya.

“Pelayanan kembali akan dibuka pada dua atau tiga hari kedepan, yaitu setelah hasil tes swab terhadap petugas lainnya keluar dan, menunjukan negatif,” ulas Kadiskes.

Sembari menambahkan bahwa untuk Puskesmas Lubuak Aluang sekarang juga sudah disterilkan dengan penyemprotan disinfektan. Jadi, sudah aman.

Menurut Yutiardi, kelima tenaga medis yang kini telah dikarantina tersebut diduga terpapar dari masyarakat, yaitu pada saat melaksanakan melaksanakan tracking contak.

“Ya, inilah salah satu resiko yang harus kami hadapi dalam bertugas,” tukasnya.

Dokter, bidan dan perawat, sebut Yutiardi, juga manusia. Mereka bahkan lebih rentan terkena virus corona, sebab harus melayani masyarakat yang, bisa saja diantara mereka sudah terpapar virus yang mematikan tersebut.

Sekaitan hal itu, Yutiardi, meminta masyarakat agar jujur kepada petugas, yaitu ketika ditanya tentang riwayat perjalanannya. “Karena kejujuran mereka penting dalam melakukan trakcing di lapangan,” ujarnya.

Masih berkaitan dengan kasus lima tenaga medis yang terpapar, Dinas Kesehatan Padang Pariaman juga akan melakukan uji swab terhadap seluruh para medis di daerah tersebut. Terhadap semua petugas Puskesmas.

Sebelumnya Yutiardi Rivai menyebutkan, tingkat penyebaran virus corona di Padang Pariaman dalam beberapa pekan terakhir telah menunjukan penurunan yang sangat menggembirakan.

“Sementara tingkat kesembuhannya juga memperlihatkan perkembangan yang sangat positif, sekarang telah mencapai 78 parsen,” ungkapnya.

Atas nama pemerintah daerah dan Satgas Covid-19, Yutiardi kembali mengimbau kepada masyarakat agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Hanya dengan penerapan Protokol Kesehatan dan membudayakan 3M, mata rantai penyebarn virus corona dapat diputus,” tukasnya. (darmansyah)

BERITA TERKAIT