Lex Nederlof Pebalap “Gaek” di Tour de Singkarak 2018

oleh
Lex Nederlof. (official)

 

PADANG – Di balapan MotoGP ada sosok Valentino Rossi yang masih konsisten dengan balapan motornya meski usia tidak muda lagi. Adanya Rossi, membuat masyarakat di dunia ini bersemangat menyaksikan balapan MotoGP. Bahkan poster dan nomor motor 46 menjadi tren tersendiri. Hal itu karena sosoknya sudah melegenda. Tanpa Rossi di MotoGP, akan hambar menyaksikan balapan motor super sport itu.

Begitu juga di iven balap sepeda internasional Tour de Singkarak yang kini sudah memasuki tahun ke-10 di Sumatera Barat. Ada sosok yang bisa disandingkan dengan sosok Valentino Rossi, yakni Lex Nederlof pria kelahiran 1966 yang berasal dari Belanda.

Lex Nederlof sebenarnya pebalap yang sudah tidak asing lagi bagi Tour de Singkarak dan juga masyarakat di Minangkabau. Pria yang memiliki nama lengkap Leendert Arie Nederlof ini, sudah berusia tidak muda lagi, di tahun 2018 ia sudah mengukir usia melampaui setengah abad atau 52 tahun.

Pria yang dikenal dengan spesialis sprinters dari Nex CCN Team Laos, telah menjadi peserta Tour de Singkarak sejak tahun 2011 lalu. Baginya, Tour de Singkarak bukanlah hal baru, mulai dari rutenya, keindahan alamnya, dan juga masyarakatnya.

Loading...