Budaya  

Lewakan Tuo Silek, Pauh IX Gelar Urak Balabek

PADANG – Nagari Pauh IX Kuranji selenggarakan Urak Balabek yang digelar Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Padang bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Kota Padang di Medan Nan Bapaneh Kerapatan Adat Nagari (KAN) Pauh IX merupakan bagian dari pelestarian nilai-nilai adat dan budaya Pauh si Ampek Baleh (XIV), yaitu Pauh V dan Pauh IX Kecamatan Kuranji Kota Padang.

Urak Balabek merupakan rangkaian prosesi tradisi dalam rangka malewakan (pengukuhan) guru tuo silek (silat) di daerah Pauh si Ampek Baleh. Dimana ratusan pandeka (Pendekar) silat Pauh IX, Kecamatan Kuranji diarak menggunakan bendi start di halaman kantor KAN Pauh V menuju kantor KAN Pauh IX.

Kegiatan ini dibuka Wakil Walikota Padang Hendri Septa dan hadir pada kegiatan itu anggota DPRD Sumbar, Evi Yandri Rajo Budiman, anggota DPRD Kota Padang Mastilizal Aye, Zalmadi Malin Basa, Yandri Hanafi, Muzni Zein, Ketua MPA (Majelis Pertimbangan Adat) KAN Kuranji Irwan Basyir Dt Rajo Alam, niniak mamak, bundo Kanduang, ratusan pandeka silek dan masyarakat Pauh Kuranji Kota Padang.

Zulhardi Z.Latif selaku Ketua IPSI Kota Padang menyampaikan kegiatan Urak Balabek ini diangkat sebagai upaya melestarikan budaya. Urak Balabek merupakan prosesi pelewaan mengangkat guru-guru tuo silek di daerah Pauh si Ampek Baleh. Dimana guru tuo silek inilah yang akan mengajarkan kepada murid di Sasaran-sasaran Silat di Pauh Kuranji sebagai regenerasi silek Pauh.

“Tahun depan kita minta kegiatan ini akan di adakan di Pauh V, agar terjadi kembali singkronisasi antara Pauh V dan IX yang disebut Pauh si Ampek Baleh,” kata anggota DPRD Padang ini.

Ia mengatakan, tujuan kegiatan itu adalah untuk menghidupkan sasaran- sasaran silek. “Kalau sudah hidup sasaran-sasaran silek ini tentunya dapat mengatasi permasalahan anak-anak generasi muda kita dalam hal negatif seperti, tawuran, narkoba, pergaulan bebas dan lainnya,” ujarnya.

Dia berharap agar kegiatan ini dijadikan ivent agenda tahunan di Kota Padang. “Ini tidak kalahnya dengan festival Siti Nurbaya yang telah dilaksanakan sebagai agenda pariwisata tahunan,” katanya.