Lebaran, Bank Nagari Cabang Utama Atasi Lonjakan Transaksi

Lebaran, Bank Nagari Cabang Utama Atasi Lonjakan Transaksi
Pemimpin Bank Nagari Cabang Utama, Hardi Putra. (soe)

PADANG – Bank Nagari Cabang Utama Padang telah melakukan berbagai langkah dalam menghadapi lonjakan transaksi masyarakat menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah. Persiapan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kecukupan likuiditas atau stok uang tunai, kesiapan infrastruktur IT, hingga pengaturan jadwal petugas di kantor cabang.

Pemimpin Bank Nagari Cabang Utama, Hardi Putra di Padang, baru-baru ini, menyebutkan pihaknya siap memastikan seluruh unit layanan di bawah koordinasi Cabang Utama melayani lonjakan nasabah baik di banking hal atau kantor bank maupun area ATM.

Menurutnya, beberapa langkah khusus juga dilakukan Bank Nagari Cabang Utama untuk memastikan layanan tetap optimal selama Ramadan hingga Idul Fitri. Langkah khusus diantaranya mencakup penambahan personel terutama pada jam-jam sibuk, dana pemantauan performa sistem secara real-time 24/7.

“Kemudian juga melakukan koordinasi intensif dengan pihak ketiga untuk pemeliharaan mesin ATM/CRM agar tidak terjadi kekosongan atau gangguan teknis,” ujarnya.

Ia memastikan jaringan ATM dan mesin setor tunai (CRM) Bank Nagari selama periode Lebaran berada dalam kondisi prima.

“Kami melakukan pengecekan rutin dan pengisian ulang uang tunai secara berkala, terutama pada lokasi-lokasi strategis di Kota Padang yang menjadi pusat keramaian,” tambahnya.

Baca Juga  Nasabah Bank Nagari Cabang Utama Raih Hadiah Motor Umrah hingga Emas

Bank Nagari juga telah menyiapkan persediaan uang tunai dalam jumlah yang sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan penarikan nasabah di seluruh jaringan kantor dan ATM selama periode libur Lebaran.

Dikatakan, secara historis, kebutuhan uang tunai menjelang Lebaran meningkat sekitar 40% hingga 50% dibandingkan hari biasa.

“Kami telah memproyeksikan kebutuhan tersebut untuk memastikan seluruh nasabah dapat terlayani dengan baik,” tutur alumni Universitas Bung Hatta itu.

Bank Nagari Cabang Utama Padang juga memfasilitasi penukaran uang pecahan kecil (UPK) melalui loket khusus di kantor cabang serta melalui layanan Kas Keliling yang bekerja sama dengan Bank Indonesia untuk menjangkau masyarakat luas.

Hardi menambahkan, peran layanan digital Bank Nagari dalam membantu transaksi masyarakat selama Ramadan dan Lebaran sangat krusial.

Layanan digital seperti Ollin memungkinkan nasabah melakukan transfer, pembayaran zakat/infak, pembelian pulsa, hingga pembayaran QRIS untuk belanja kebutuhan Lebaran tanpa perlu mengantre di bank atau mencari mesin ATM.

“Tren transaksi digital terus meningkat setiap tahunnya. Masyarakat kini lebih memilih transaksi cashless karena lebih praktis dan aman, terutama saat berbelanja di pasar swalayan atau pusat perbelanjaan melalui fitur QRIS,” ungkap dia lagi.

Terlebih bagi nasabah yang melakukan transaksi menggunakan layanan digital Bank Nagari melalui aplikasi Ollin tersedia berbagai promo menarik.

Baca Juga  Berlaku sejak 1 Oktober 2025, Bank Nagari Turunkan Suku Bunga Kredit dan KPR

Nasabah bisa mendapatkan berbagai promo cashback atau diskon di merchant-merchant terpilih yang bekerja sama dengan Bank Nagari, khususnya untuk transaksi menggunakan QRIS.

Ia juga mengatakan bahwa Bank Nagari Cabang Utama juga melaksanakan berbagai kegiatan sosial selama Bulan Ramadan melalui program CSR (Corporate Social Responsibility).

“Kami menyalurkan santunan kepada anak yatim dan panti asuhan di wilayah Padang, serta berbagi paket sembako untuk masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan ini biasanya dilaksanakan di pertengahan Ramadan sebagai bentuk syukur dan kepedulian kami,” kata pria kelahiran Payakumbuh, 31 Juli 1974 itu. Agar tetap aman saat bertransaksi, ia mengimbau nasabah untuk selalu menjaga kerahasiaan data pribadi dengan tidak memberikan PIN, kode OTP, atau password kepada siapa pun.

“Termasuk juga kepada oknum yang mengaku petugas bank. Pastikan selalu memantau notifikasi transaksi melalui aplikasi Ollin,” imbaunya lagi.

Dikatakannya, Bank Nagari senantiasa terus melakukan edukasi keamanan melalui media sosial dan saluran resmi bank.

“Secara sistem, kami meningkatkan lapisan keamanan pada aplikasi digital kami dan melakukan pemantauan transaksi yang mencurigakan (fraud detection) secara ketat,” tuturnya. (Soe)