Agam  

Layani Masyarakat Untuk Kependudukan, Pemnag Koto Tinggi Baso Kerjasama Dengan Disdukcapil Agam.

AGAM—Pemerintah Nagari (Pemnag) Koto Tinggi Kecamatan Baso memberikan pelayanan andministrasi kependudukan bagi warga yang belum memilikik dokumen kependudukan.

Dokumen kependudukan sangat dibutuhkan bagi masyarakat dalam bagai keperluan terkait dengan kebutuhan pengurusan surat lainnya bagi masyarakat seperti Surat Izin Mengemudi (SIM) Paspor dan BPJS dan sebagainya.

Untuk melengkapi dokumen kependudukan tersebut, Pemerintah Nagari Koto Tinggi Kecamatan Baso bekerjasama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Agam melakukan perekaman e-KTP, Sabtu (8/6/2024) berlangsung di Aula balai sidang Kerapatan Adat Nagari (KAN) Koto Tinggi.

Kegiatan pelayanan administrasi kependudukan ini dilaksanakan terutama warga yang belum memiliki indentitas kependudukan atau yang belum melakukan perekaman e-KTP dan juga bagi pelajar yang sudah berumur 17 tahun.

Geginda Wali Nagari Koto Tinggi Koto Tinggi selalu mengupayakan memberikan pelayanan yang terbaik bagi warganya terkait kelengkapan adinistrasi kependudukan seperti Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP), karena ini sangat penting dalam segala berurusan.

Kegiatan pelayanan kependudukan selama satu hari itu disambut antusias oleh masyarakat setempat untuk melakukan perekaman e-KTP seperti Lansia ,Disabilitas, anak atau pelajar yang berumur 17 tahun dan ada juga pelajar yang sudah berumur 16 tahun dan pencetakan e-KTP setelah mereka berumur 17 tahun

Sekretaris Nagari (Sekna) Koto Tinggi, Idralisma menambahkan, kegiatan pelayanan kependudukan ini tidak hanya perekaman e-KTP juga pengaktifan Indentitas Kependudukan Digital (IKD) dan penggantian pencetakkan e-KTP yang rusak atau hilang sehingga masyarakat memiliki dokumen kependudukan yang sah.

Dijelaskan, pelayanan yang dilakukan oleh personil Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Agam tercatat untuk perekaman e-KTP 77 orang dan pencetakkan e-KTP rusak atau hilang 52 orang.(Kasnadi)