Langkah Reinier Menuju Ba 1 P Semakin Jelas, Partai PPP dan PKP Indonesia Beri Rekomendasi

  • Whatsapp

Solok – Reinier Intan Batuah mengantongi rekomendasi dari partai PPP dan Partai PKP Indonesia untuk maju sebagai bakal calon walikota pada Pilkada mendatang.

Rekomendasi maju itu di terima lansung putra VI Suku tersebut dari dua petinggi partai Serahterima surat rekomendasi partai untuk maju turut diupload Reinier di akun sosial media atas nama Elfia Reinier dan terpantau juga di posting sejumlah akun pendukungnya RA (Reinier – Andri Marant).

Rekomendasi partai PPP untuk Reinier diserahkan sekretaris DPW Sumbar Amora Lubis dimana dalam penyerahan kepada Reinier turut juga didampingi anggota tim pansel Pilkada Sumbar partai PPP Patris Chan.

Sedangkan dukungan maju dari partai PKP Indonesia diterima lansung Reinier dari tangan Sekjen PKP Indonesia, Ferri.

Dikonfirmasi Sabtu (27/6), Reinier membenarkan telah diterimanya rekomendasi maju sebagai bakal calon Walikota Solok berpasangan dengan Andri Marant dari kedua partai PPP tersebut.

Dia menjelaskan, rekomendasi partai berlambang kabah telah jauh hari diterimanya.

Sedangkan rekomendasi PKPI Indonesia diterimanya di Jakarta, Jumat kemarin (26/6).

Sebagaimana diketahui Reinier Intan Batuah merupakan salah satu Valon walikota yang mengapung dan telah lebih awal mendeklarasikan maju dengan pasangannya Andri Marant yang mendukung tagline Solok masa depan mandiri dan berbudaya.

Andri Marant merupakan ketua DPC Partai PDI Perjuangan Kota Solok yang berlatar belakang pengusaha.

Pada pilkada 2015 lalu, Reinier maju mendampingi Zul Elfian sebagai pasangan walikota dan wakil walikota.

Dalam pertarungan mengusung tiga pasang calon tersebut, mereka berdua memenangkan pertarungan menyisihkan dua pasang calon rivalnya termasuk mengalahkan petahana yang sebelumnya menjabat walikota solok.

Pada pemilu kali ini, ia akan berebut kursi BA 1 P dengan satu pasangan pendatang baru Yutris Can dan Irman Jefri Adang termasuk teman duet di pilkada 2015 lalu yakni Zul Elfian.

Tak kalah serunya pilkada 9 Desember itu juga disebut-sebut juga diikuti pendatang lama, Ismail Koto yang maju berpasangan dengan Edi Candra.

Dalam Pilkada Kota Solok untuk lolos maju melalui jalur partai dibutuhkan minimal empat kursi untuk meloloskan satu pasang calon.

Saat ini, partai PPP dan PKP Indonesia mengisi masing-masing satu kursi di DPRD Kota Solok dengan jumlah 20 kursi yang tersedia.

Dari syarat 20 persen pasangan Reinier dan Andri Marant harus mencari dua kursi untuk meloloskan maju dijalur partai. (Oky)

Pos terkait