LUBUK BASUNG
Salah satu isu penting pembangunan ibu kota Agam, Lubuk Basung adalah soal pembangunan jalan. Sejak era bupati Aristo Munandar 20 tahun yang lalu, sampai Indra Catri menjadi bupati, secara bertahap pembangunan infrastruktur jalan raya dilaksanakan.
Sebut saja pelebaran jalan dalam “kota” dan peningkatan jalan kelas 4 menelusuri jorong jorong kecamatan Lubuk Basung dan sekitarnya. Akan tetapi salah satu ruas jalan penting yang tak terselesaikan adalah pelebaran jalan dari Simpang Gudang Manggopoh ke Balai Selasa sepanjang 2,5 kilometer.
Wacana pelebaran jalan ini sudah sejak lama, bahkan tahun 2016, telah dianggarkan ganti rugi dan sebagainya, tapi masih terkendala, jalan itu tetap sempit sehingga memasuki Lubuk Basung dari Simpang Gudang, pendatang baru seolah tak percaya kalau mereka sedang memasuki ibu kota kabupaten, lantaran jalan yang ditempuh dari Tiku tiba tiba masuk Manggopoh jalan menjadi kecil.
“Tahun 2022 ini pelebaran jalan dari Simpang Manggopoh sampai Balai Selasa kita dilaksanakan, ini tidak wacana lagi, saya tegaskan, ini pasti” kata Sekda Agam Drs. H. Edi Busti M.Si, Sabtu (11/6).
Edi mengaku telah memimpin serangkaian rapat internalnya Pemda Agam dan nagari nagari terkait serta mengikuti beberapa kali rapat dengan pemerintahan Propinsi, terutama dinas PU.
“Dari hasil rapat rapat itu semua sudah siap, baik anggaran pembangunan pelebaran jalan maupun untuk ganti rugi masyarakat yang belum diselesaikan. Prinsip semua sudah oke” katanya.
Dikatakan, ada 97 titik ganti rugi akan akan diselesaikan. “Insya Allah segera diselesaikan dan pelebaran jalan segera dimulai ” ujarnya.
Edi Busti tidak menyebutkan berapa anggaran dana pemerintahan propinsi untuk menuntaskan pelebaran jalan ini. “Itu gawe pemerintahan propinsi, kita memastikan kesiapan masyarakat dan membebaskan lokasi, dana pelebaran itu anggaran propinsi, kita koordinasi terus dengan Dinas PU Propinsi” ujarnya.
Namun Edi Busti mengonfirmasikan, mengingat anggaran pelebaran jalan ini cukup besar, maka dilaksanakan bertahap. ” Propinsi melaksanakan untuk tiga tahap, dimulai dari Simpang Gudang ke Simpang Palawan, tahap pertama, dari Simpang Palawan ke Balai Selasa tahap dua dan tiga, Insya Allah 2024 selesai” katanya.
Edi Busti mengatakan, pelebaran jalan Simpang Gudang ini adalah janji bupati Andriwarman. “Tentu saja beliau menepati janjinya, pelebaran jalan ini salah satu prioritas, mohon dukungan semua pihak” pintanya.(M.Khudri)












