BATUSANGKAR – Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Tanah Datar tahun 2022 disepakati.
Kesepakatannya diambil dalam sidang paripurna DPRD Tanah Datar digelar di hotel Rocky Bukittinggi, Sabtu (7/8).
Sidang paripurna itu dipimpin Wakil Ketua Anton Yondra didampingi Ketua DPRD Rony Mulyadi Dt. Bungsu dan Wakil Ketua Saidani diikuti Bupati Eka Putra dan Wabup Richi Aprian, sebagian besar anggota dewan, Plh. Sekdakab Edi Susanto, pejabat Pemkab serta tim anggaran Pemkab.
Menurut Wakil Ketua Anton Yondra, dalam nota kesepakatan yang ditanda-tangani bupati dan pimpinan DPRD tercatat belanja daerah tahun 2022 direncanakan sebesar Rp.1,058 triliun lebih dan disepakati sebesar Rp.1,090 triliun lebih.
Sementara, lanjut Anton, pembiayaan daerah direncanakan sebesar Rp. 85,819 miliar lebih dan disepakati sebesar Rp. 117,265 miliar lebih.
Atas ditatapkannya KUA dan PPAS APBD Tahun 2022, Bupati Eka Putra seusai penandatanganan nota kesepakatan dokumennya menyatakan apresiasi atas terlaksananya rangkaian pembahasan yang dilakukan pimpinan, anggota dan Banggar DPRD bersama tim anggaran Pemkab
“Ini merupakan akhir dari perjalanan pembahasan rancangan KUA dan PPAS, yang telah dituntaskan dalam rangkaian pembahasan dilakukan badan anggaran DPRD dengan tim anggaran Pemkab,” ujar Eka Putra.
Untuk ini, ia mengucapkan terimakasih dan menyampaikan penghargaan pada pimpinan dan anggota DPRD yang telah bersama-sama dalam rangkaian proses penyusunan rancangan KUA dan PPAS APBD 2022 dari awal.
Menurutnya, kesepakatan bersama antara eksekutif dan legislatif ini merupakan wujud saling memberikan dukungan dan kontribusi sesuai dengan kewenangannya, pelaksanaan, pengendalian hingga kepada tahapan evaluasi.
Dikatakannya, dengan telah ditandatanganinya nota kesepakatan maka eksekutif dan legislatif pada hakekatnya mempunyai tanggung jawab sama melalui fungsi dan kewenangannya masing-masing untuk pembangunn daerah.
“Saya berharap APBD Tanah Datar tahun anggaran 2022 mendatang dapat berjalan optimal sehingga kepentingan masyarakat dapat terlayani secara maksimal. Semoga dengan nota kesepakatan ini, rancangan KUA Prioritas dan Plafon APBD 2022 akan membawa kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” timpal Bupati. (ydi)












